Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Malang Targetkan 3.250 Anak Tidak Sekolah Kembali ke Bangku Pendidikan

8 Rabu, 11 Jun 2025, 18:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Malang Targetkan 3.250 Anak Tidak Sekolah Kembali ke Bangku Pendidikan Kota Malang Targetkan 3.250 Anak Tidak Sekolah Kembali ke Bangku Pendidikan Doc: Antara
Ket. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan arahan kepada para satuan pendidikan di lingkungan pemerintah setempat di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (11/6)

Malang, Jawa Timur - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berupaya menuntaskan sebanyak 3.250 kasus anak tidak sekolah (ATS) yang masih tersisa pada 2025, melalui penyusunan dokumen perencanaan satuan pendidikan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Kota Malang, Jawa Timur, mengatakan dokumen perencanaan satuan pendidikan harus mencakup unsur inklusif dan responsif terhadap kasus ATS.

"Sekolah itu bukan hanya tempat belajar tetapi juga tempat kembali bagi anak-anak yang pernah terputus dari pendidikan. Oleh karena itu, dokumen perencanaan harus bersifat inklusif dan responsif terhadap isu yang ada," kata Wahyu pada Rabu (11/6).

Kasus 3.250 ATS yang masih muncul pada tahun ini jumlahnya mengalami penurunan sebesar 2.350 atau 40 persen dari 2024 yang mencapai 5.555 kasus.

Meski demikian, Wahyu menilai bahwa tiga ribu lebih ATS perlu ditangani lebih cepat dan menyeluruh agar angka kasusnya bisa menjadi nol kasus.

Maka dari itu, aspek inklusif dan responsif di dalam dokumen perencanaan satuan pendidikan menjadi komponen penting dalam mengatasi persoalan tersebut.

Angka ATS juga bukan sekadar statistik belaka tetapi merupakan sebuah tantangan nyata yang memerlukan solusi sistemik, kolaboratif, dan berkelanjutan.

"Perlu menyertakan program-program strategis untuk mengakomodasi ATS kembali belajar," ujarnya.

Wahyu mendorong setiap satuan pendidikan di lingkungan Pemkot Malang supaya mampu menciptakan pendidikan berkualitas, sebagai modal dasar dalam mencetak sumber daya manusia (SDM).

Keberadaan SDM yang unggul, lanjutnya menjadi aspek penting dalam menciptakan kemajuan di suatu daerah.

"Tentu saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam upaya identifikasi, pendampingan, dan reintegrasi anak-anak ATS ke dalam sistem pendidikan," ucap dia.

Ia berpesan kepada seluruh satuan pendidikan untuk tidak berhenti melaksanakan tugas dengan profesional demi membangun ekosistem pendidikan yang berdaya saing.

"Tidak hanya pada tahap pendataan dan diseminasi, tetapi melangkah lebih jauh dengan menyusun rencana aksi yang konkret dan melakukan sinergisitas program," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.