Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Cabai Stabil Akibat Kondisi Pasar yang Lesu

📅 Senin, 09 Jun 2025, 17:56 WIB | Oleh:
Harga Cabai Stabil Akibat Kondisi Pasar yang Lesu Doc: Hery/RRI

JAKARTA - Harga cabai setelah Idul Adha 1446 H terpantau stabil, bahkan cenderung turun. Hal ini terjadi meski pasokan tetap tersedia di pasar.

Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI), Abdul Hamid, mengatakan fenomena ini cukup tidak biasa. Biasanya, harga cabai naik jelang dan sesudah Idul Adha.

"Harga kali ini tidak seperti tahun lalu yang bisa tembus Rp80 ribu per kilo," ujar Abdul Hamid, Senin (9/6).

Menurut dia, saat ini harga cabai berkisar Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per kilo.

Kondisi pasar yang lesu, sebut Abdul, menjadi penyebab utama harga cabai tidak mengalami kenaikan. Dirinya melanjutkan, permintaan dari konsumen juga tidak mengalami peningkatan signifikan.

"Penyerapan dari industri dan luar Jawa memang ada, tapi tidak cukup mendongkrak harga," ujar dia.

Akibatnya, Abdul menyebut, pedagang cabai mengeluhkan hasil yang menurun.

Abdul menyebut banyak tanaman cabai terserang penyakit, sehingga panen tidak optimal. Namun, permintaan pasar tetap rendah sehingga harga tidak terdorong naik.

Lebih lanjut dirinya memprediksi harga cabai bisa mengalami kenaikan pada minggu ketiga dan keempat bulan ini. Pasalnya, pasokan cabai di pasaran mulai menipis.

Kondisi pasokan cabai, lanjut Abdul, akan mempengaruhi harga di pasaran. Hal ini juga terkait dengan gairah petani cabai dalam menanam komoditi ini.

"Petani cabai banyak yang kecewa karena panen gagal, harga pun tidak kunjung bagus sehingga mereka memilih menanam sayuran lain seperti sawi dan kacang panjang " ucap dia.

Menurut Abdul, menanam cabai membutuhkan biaya tinggi tapi hasilnya belum tentu menguntungkan. Karena itu, banyak petani tak lagi menjadikan cabai sebagai pilihan utama. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.