Xi Jinping-Trump Bicara di Telepon, Ini yang di Bahas
📅 Jumat, 06 Jun 2025, 02:15 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Anadolu
BEIJING - Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pembicaraan melalui telepon pada Kamis (5/6) untuk memperbaiki hubungan kedua negara.
"Presiden Xi Jinping menyampaikan bahwa untuk memperbaiki arah hubungan China-AS, kita perlu mengendalikan dan menetapkan arah, terutama untuk menghilangkan segala jenis gangguan dan ini sangat penting," demikian disebutkan dalam laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses ANTARA di Beijing pada Kamis (5/6).
Presiden Xi menyebut baik China maupun AS harus memanfaatkan mekanisme konsultasi ekonomi dan perdagangan yang telah dibentuk, menjunjung tinggi kesetaraan, menghormati kepentingan masing-masing, dan mengupayakan hasil yang saling menguntungkan terutama kesepakatan terkait tarif yang diputuskan di Jenewa, Swis pada 11 Mei 2025.
"Para pemimpin ekonomi dan perdagangan kedua negara sudah mengadakan pembicaraan di Jenewa, mengambil langkah penting untuk menyelesaikan masalah ekonomi dan perdagangan melalui dialog dan konsultasi. Hal ini disambut baik oleh semua pihak dari China dan AS serta masyarakat internasional, dan juga membuktikan bahwa dialog dan kerja sama adalah satu-satunya pilihan yang tepat," jelas Persiden Xi.
China, ungkap Presiden Xi, tulus tapi juga menjaga prinsip.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Rakyat China selalu menepati janji dan menindaklanjuti perbuatan, jika telah mencapai kesepahaman, maka kedua pihak harus mematuhinya," ungkap Presiden Xi.
Setelah perundingan Jenewa, China secara serius melaksanakan perjanjian tersebut.
"AS seharusnya secara objektif melihat kemajuan yang telah dicapai, dan mencabut tindakan negatif yang diberlakukan terhadap China. Kedua negara seharusnya meningkatkan pertukaran di bidang diplomasi, ekonomi-perdagangan, militer, penegakan hukum, memperdalam kesepahaman, mengurangi kesalahpahaman serta memperkuat kerja sama," tegas Presiden Xi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu terkait Taiwan, Presiden Xi menekankan agar AS harus menangani masalah Taiwan dengan hati-hati untuk mencegah sejumlah kecil separatis "kemerdekaan Taiwan" menyeret China dan AS ke dalam situasi konflik dan konfrontasi yang berbahaya.
Sedangkan Trump disebut menyatakan menghormati Presiden Xi Jinping dan mengatakan bahwa hubungan AS-China sangat penting.
"AS senang melihat bahwa ekonomi China terus tumbuh dengan kuat. Kerja sama AS-China dapat menghasilkan banyak hal baik," ungkap Presiden Trump dalam keterangan tertulis tersebut.
AS, kata Trump akan terus menjalankan kebijakan "Satu China" selain itu perundingan ekonomi dan perdagangan kedua negara di Jenewa sangat berhasil dan konsensus sudah disepakati.
"AS bersedia bekerja sama dengan China untuk melaksanakan konsensus tersebut. AS menyambut baik mahasiswa China untuk belajar di AS," kata Trump.
Selain itu dalam pembicaraan, Presiden Xi Jinping juga mengundang Presiden Trump untuk berkunjung ke China.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!