Studi Terbaru: Minum Susu akan Menjaga Kesehatan Usus dan Keju Mengurangi Mikroba Tertentu
📅 Jumat, 06 Jun 2025, 14:26 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPara ahli kesehatan memperingatkan bahwa temuan ini tidak boleh mengarah pada asumsi yang luas tentang semua produk susu.
Penelitian ini melibatkan sekelompok kecil pria yang lebih tua, dan asupan susu rata-rata mereka lebih rendah dari rata-rata nasional, sehingga hasilnya mungkin tidak berlaku untuk kelompok atau pola diet lain.
Namun, penelitian ini menambah bobot pada seruan untuk saran diet yang lebih personal. Alih-alih hanya berfokus pada kuantitas susu, pedoman masa depan mungkin perlu menekankan jenis produk susu dan pengaruhnya terhadap keseimbangan bakteri usus dan kesehatan secara keseluruhan.
Penelitian ini hanya melibatkan 34 peserta, yang sebagian besar adalah pria yang lebih tua. Ukuran sampel yang terbatas ini menyulitkan penerapan temuan pada orang yang lebih muda, wanita, atau populasi yang lebih beragam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, ketergantungan pada kuesioner frekuensi makanan yang dilaporkan sendiri menimbulkan ketidakpastian.
Orang tidak selalu mengingat kebiasaan makan mereka secara akurat, yang dapat memengaruhi seberapa baik asupan susu mereka sesuai dengan perubahan mikrobioma.
Susu, kesehatan usus, dan masa depan
Sebaiknya Anda baca juga:
Penelitian semakin menunjukkan gagasan bahwa pilihan makanan memengaruhi lebih dari sekadar nutrisi dasar. Konsumsi susu, khususnya, sekarang dikaitkan dengan keberadaan mikroba yang dapat melindungi terhadap berbagai masalah terkait usus.
“Konsumsi susu dapat memengaruhi kesehatan inang dengan memodulasi struktur dan komposisi mikrobiota usus yang menempel di kolon,” kata Jiao.
Hubungan kesehatan yang lebih luas merupakan topik yang aktif, dan upaya di masa mendatang dapat mencakup uji coba yang memeriksa perubahan jangka panjang. Para peneliti berencana untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana setiap jenis produk susu mengubah mikroorganisme ini pada orang-orang dengan usia dan latar belakang yang berbeda.
Mereka juga ingin memahami berbagai nutrisi, seperti kalsium atau protein, yang mungkin bekerja bersama mikroba usus untuk menjaga pencernaan berjalan lancar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!