Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi Terbaru: Minum Susu akan Menjaga Kesehatan Usus dan Keju Mengurangi Mikroba Tertentu

📅 Jumat, 06 Jun 2025, 14:26 WIB | Oleh:

Para ilmuwan telah memperhatikan bahwa Bifidobacterium, yang dianggap sebagai probiotik, dapat meningkat dengan kebiasaan mengonsumsi susu tertentu juga. Kemungkinan ini telah menarik minat para profesional yang mencari cara diet untuk mendukung pencernaan.

Apa yang tidak diungkapkan yogurt

Meskipun yogurt sering dipuji karena potensi probiotiknya, penelitian ini tidak menemukan hubungan yang jelas antara asupan yogurt dan perubahan mikrobiota usus.

Itu mungkin karena peserta melaporkan konsumsi yogurt yang sangat rendah secara keseluruhan, sehingga membatasi analisis yang berarti.

Tanpa data yang cukup, para peneliti tidak dapat menentukan apakah yogurt memiliki efek yang sama pada bakteri utama seperti Akkermansia atau Faecalibacterium.

Asupan yogurt yang lebih beragam dan lebih tinggi dalam penelitian mendatang mungkin diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana susu fermentasi dibandingkan dengan susu dan keju.

Konsumsi susu dan kesehatan usus

Beberapa peneliti menyoroti bahwa susu mengandung lebih banyak laktosa, yang dapat membantu meningkatkan keberadaan bakteri baik.


Keju, yang diproduksi melalui fermentasi, mengandung lebih sedikit laktosa tetapi mengandung unsur-unsur lain yang mungkin membentuk usus dengan cara yang berbeda.

Ahli gizi mengingatkan orang bahwa rekomendasi susu harian dapat berbeda berdasarkan usia, gaya hidup, dan status kesehatan. Orang yang sensitif terhadap laktosa atau rentan terhadap masalah pencernaan tertentu mungkin perlu memilih produk susu mereka dengan hati-hati.

Beberapa pedoman gizi di Amerika Serikat menyarankan sekitar tiga cangkir susu setiap hari, meskipun kebutuhan pribadi bervariasi.

Banyak orang tidak memenuhi jumlah ini, yang membuka peluang untuk mempertimbangkan bagaimana susu atau keju dapat menambah variasi mikroba.

Pedoman diet masa depan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.