Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sabalenka Hentikan Dominasi Swiatek dan Melaju ke Final Prancis Open Pertama Kali

📅 Jumat, 06 Jun 2025, 07:47 WIB | Oleh:
Sabalenka Hentikan Dominasi Swiatek dan Melaju ke Final Prancis Open Pertama Kali Doc: AFP
Ket. Petenis wanita peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.

PARIS – Aryna Sabalenka sukses menghentikan dominasi Iga Swiatek yang tengah memburu gelar Prancis Open keempat secara beruntun. Petenis nomor satu dunia asal Belarusia itu melaju ke final Roland Garros untuk pertama kalinya setelah menaklukkan Swiatek dengan skor 7-6 (7/1), 4-6, 6-0, Kamis (5/6) malam waktu setempat.

Kemenangan Sabalenka sekaligus memutus rekor kemenangan beruntun Swiatek di Prancis Open yang telah mencapai 26 pertandingan. Pada laga final nanti, Sabalenka akan berhadapan dengan unggulan kedua Coco Gauff atau pahlawan kejutan Prancis, Lois Boisson.

“Rasanya luar biasa, tapi saya tahu pekerjaan belum selesai. Saya sangat puas dengan performa hari ini,” ujar Sabalenka yang kini berusia 27 tahun. “Menang 6-0 di set ketiga? Tidak ada yang lebih sempurna dari itu!”

Pertandingan berlangsung ketat, terutama di set pertama yang penuh dengan delapan kali break service dan akhirnya harus ditentukan lewat tie-break. Swiatek mampu bangkit di set kedua, namun Sabalenka tampil dominan di set penentu dengan menekan lawannya hingga membuat 12 kesalahan tidak dipaksa.

Sabalenka kini membidik gelar Grand Slam keempat sekaligus yang pertama di luar lapangan keras, setelah sebelumnya memenangkan US Open 2023 dan Australian Open 2023 serta 2024. Sementara itu, Swiatek belum mampu mencapai final WTA sejak memenangkan gelar di Roland Garros tahun lalu.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Swiatek di Prancis Open sepanjang kariernya. Meski sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di lapangan tanah liat Paris, performanya menurun drastis di set ketiga.

Pertemuan ini merupakan kali pertama Sabalenka dan Swiatek bertemu di Grand Slam sejak semifinal US Open 2022, saat Swiatek keluar sebagai pemenang. Sabalenka kini unggul dalam rekor head-to-head dengan lima kemenangan dari 13 pertemuan.

Sabalenka akan menjadi favorit berat di final melawan Gauff, yang mengalahkannya di final US Open 2023, atau Boisson yang kini menempati peringkat 361 dunia.

Sabalenka langsung mendominasi sejak awal dengan memanfaatkan kesalahan servis ganda Swiatek di game pertama. Ia memimpin cepat 3-0 dengan dua kali break service, sementara Swiatek kesulitan mengumpulkan poin.

Meski Sabalenka sempat kesulitan mempertahankan servisnya di tengah pertandingan, Swiatek juga gagal memanfaatkan peluangnya. Set pertama akhirnya ditentukan lewat tie-break yang dimenangkan Sabalenka dengan mudah.

Set kedua kembali berlangsung sengit dengan banyak break service dari kedua pemain, tapi Swiatek berhasil memaksakan set ketiga setelah memegang servis tanpa kehilangan poin.

Di set penentu, Swiatek yang dikenal sering memberi skor “bagel” (6-0) ke lawan justru menjadi pihak yang kalah telak. Dalam 22 menit saja, Sabalenka menekan lawannya hingga membuat banyak kesalahan dan mengunci kemenangan dengan skor 6-0.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.