Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayapura: Sekolah Rakyat Solusi Mengentaskan Kemiskinan

📅 Jumat, 06 Jun 2025, 23:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayapura: Sekolah Rakyat Solusi Mengentaskan Kemiskinan Doc: ANTARA
Ket. Asisten Bidang Perekonomian dan Keuangan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, bersama Kepala BBPPKS Wilayah Maluku-Papua usia sosialisasi Sekolah Rakyat di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Jayapura.

SENTANI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua, mendukung penuh program Sekolah Rakyat sebagai langkah strategis mengentaskan kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem di daerah ini.

Asisten Bidang Perekonomian dan Keuangan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, di Sentani, Jumat(6/6), mengatakan program sekolah rakyat menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan kerakyatan.

"Sekolah Rakyat merupakan sarana strategis membekali masyarakat dengan keterampilan dan pengetahuan agar dapat keluar dari belenggu kemiskinan secara berkelanjutan," katanya.

Menurut Basri, Pemerintahan Kabupaten Jayapura menyambut baik program ini karena sejalan dengan semangat pembangunan inklusif dan berbasis potensi lokal yang selama ini terus dikembangkan di daerah tersebut.

"Kami mengapresiasi Badan Pembinaan Pengembangan Pendidikan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Wilayah Maluku-Papua unit pelaksana teknis Kementerian Sosial RI yang telah menginisiasi sosialisasi Sekolah Rakyat di daerah ini," ujarnya.

Dia menjelaskan keberadaan BBPPKS memberikan dukungan penting bagi upaya transformasi sosial yang berkelanjutan, terutama dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di wilayah timur Indonesia.

"Pemerintah Kabupaten Jayapura menyiapkan lahan untuk Sekolah Rakyat di Kampung Kwadeware, Distrik Waibhu guna mensukseskan program ini," katanya.

Dia menambahkan untuk Papua ada tiga lokasi Sekolah Rakyat yakni di Kabupaten Biak, Yapen dan Jayapura.

"Kita bersyukur karena Kabupaten Jayapura termasuk yang diperhatikan, program ini sangat positif karena akan menampung 100 siswa untuk disekolahkan dan ditanggung penuh oleh negara, ini bagian dari mengentaskan kemiskinan dengan memberikan pendidikan kerakyatan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Pengenalan Literasi Braille...

Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Penanganan Korban KM Mutiar...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.