Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Dukung Film 'JUMBO'Masuk ke Pasar Global

📅 Jumat, 06 Jun 2025, 08:45 WIB | Oleh:
Pemerintah Dukung Film 'JUMBO'Masuk ke Pasar Global Doc: ANTARA /Asprilla Dwi Adha
Ket. Balon raksasa berbentuk tokoh Don dalam film animasi "JUMBO" dipajang di area Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (4/5).

JAKARTA - Pemerintah mengapresiasi keberhasilan "JUMBO" menarik 10.098.041 penonton ke bioskop pada hari ke-65 penayangannya dan mendukung film animasi lokal tersebut masuk ke pasar film global.

Direktur Film, Animasi, dan Video Kementerian Ekonomi Kreatif Doni Setiawan menyampaikan bahwa kesuksesan film itu menunjukkan kemampuan para kreator lokal dalam menghasilkan karya kreatif.

"Film "JUMBO" telah membuktikan bahwa para kreator lokal mampu menghasilkan karya-karya yang inovatif dan kreatif, dan ini merupakan kebangkitan animasi Indonesia, yang patut terus kita kembangkan," kata Doni sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Kamis (5/6).

Ia menyampaikan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif mendukung penuh peluncuran film animasi tersebut ke bioskop mancanegara untuk memperkenalkan karya-karya animasi Indonesia kepada masyarakat global.

"Kementerian Ekonomi Kreatif terus berkomitmen untuk mendukung karya anak bangsa untuk tidak hanya dikenal secara nasional tetapi juga mampu bersaing secara global, sehingga menjadi pendorong ekonomi nasional," katanya.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar di akun media sosialnya menyebutkan bahwa film "JUMBO" pada 5 Juni 2025 sudah ditayangkan di Russia, Belarus, Uzbekistan, dan Kyrgyztan.

Film animasi terlaris di Indonesia itu selanjutnya akan ditayangkan di Kazakhtan, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura mulai 26 Juni 2025.

Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Ani Nigeriawati menyampaikan bahwa film "JUMBO" bisa menjadi aset diplomasi Indonesia untuk menyentuh hati dan pikiran masyarakat global.

"Kami senang membawa "JUMBO" untuk diputar di berbagai festival film internasional dan promosi diplomatik lainnya, sehingga kekayaan budaya dan kreativitas Indonesia dapat dikenal luas oleh masyarakat internasional," katanya.

Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Luar Negeri pada Selasa (27/5) telah mengadakan acara pemutaran film "JUMBO" bagi kalangan diplomatik asing di Jakarta, yang dihadiri oleh para duta besar dan pejabat dari 22 kedutaan negara sahabat.

Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Phillip Taula mengatakan bahwa film arahan sutradara Ryan Adriandhy yang pembuatannya melibatkan 420 lebih kreator lokal itu menunjukkan potensi besar industri animasi Indonesia.

"Kualitas animasi "JUMBO" luar biasa, dengan gerakan cepat dan ekspresi yang cukup detail. Film ini menarik dan menunjukkan potensi besar industri animasi Indonesia melalui kualitas produksi dan storytelling yang kuat," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.