Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mataram Pastikan Hewan Kurban Bebas Antraks dan PMK

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 17:02 WIB | Oleh:
Mataram Pastikan Hewan Kurban Bebas Antraks dan PMK Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Salah satu titik lapak penjualan hewan kurban di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM - Dinas Pertanian Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebut bahwa hewan kurban di kota itu bebas dari penyakit antraks dan penyakit mulut kuku (PMK).

Plt Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram Irwan Harimansyah di Mataram, Rabu, mengatakan hingga hari ini petugas kesehatan hewan kurban di enam kecamatan se-Kota Mataram belum menemukan kasus penyakit pada hewan kurban yang dijual, terutama penyakit antraks dan PMK.

"Dari hasil pemeriksaan hewan kurban di sekitar 60 titik pengepul dan penjual hewan kurban yang ada di Mataram, semua bebas antraks dan PMK," katanya.

Dengan demikian, katanya, hewan-hewan kurban di Mataram dinyatakan sehat dan layak menjadi pilihan masyarakat untuk berkurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah atau pada 6 Juni 2025.

Dalam setiap kegiatan pemeriksaan hewan kurban yang dilakukan oleh petugas yang tersebar di enam kecamatan, petugas memberikan tanda kepada hewan kurban yang diindikasi sakit.

"Tahun ini kami balik, jika tahun sebelumnya yang dikasih tanda hewan kurban sehat, tahun ini yang kami kasih tanda hewan kurban yang sakit," katanya.

Artinya, jika hewan kurban itu diberikan tanda, hewan kurban tersebut sedang sakit, sehingga harus dipisah dan tidak boleh dijual sampai kondisi sehat.

"Tapi, alhamdulillah laporan dari tim sejauh ini pemberian tanda hewan kurban sakit belum ada," katanya.

Kendati demikian, lanjutnya, tim kesehatan hewan kurban akan terus melakukan pengecekan hingga H+2 Idul Adha, karena terjadi perputaran ternak.

Selain itu, kegiatan pemeriksaan hewan kurban dilakukan sebelum dan sesudah dipotong agar daging kurban yang diterima masyarakat benar-benar daging yang ASUH (aman, sehat, utuh, dan halal).

"Pada hari H Idul Adha, petugas kami juga akan disebar pada sejumlah titik pemotongan hewan kurban," katanya.

Dia berharap dengan berbagai upaya pengawasan yang dilakukan itu bisa memberikan jaminan hewan kurban di Mataram merupakan hewan kurban sehat dan memiliki daging ASUH. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

36 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.