Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kirab Gunungan Unduh-unduh Warga Klitren Digelar Minggu (8/6), Angkat Semangat Toleransi Kota Yogyakarta

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 20:20 WIB | Oleh:
Kirab Gunungan Unduh-unduh Warga Klitren Digelar Minggu (8/6), Angkat Semangat Toleransi Kota Yogyakarta Doc: ESP

Yogyakarta — Kirab Gunungan Unduh-unduh, sebuah tradisi lintas iman yang menandai syukur atas limpahan berkah Tuhan, akan kembali digelar oleh warga Kalurahan Klitren, Kota Yogyakarta, pada Minggu, 8 Juni 2025 mendatang. Acara budaya dan spiritual ini tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga simbol kuat Yogyakarta sebagai kota toleransi yang terus dirawat bersama.

Ketua Panitia, Joko Pamungkas, menjelaskan bahwa Kirab Unduh-unduh tahun ini mengangkat tema “Wujud Syukur, Rangkulan Iman, dan Toleransi di Kota Yogyakarta”, dan diikuti lebih dari 300 orang dari berbagai unsur agama dan komunitas. “Kami mengajak seluruh warga Klitren, masyarakat Yogyakarta, dan semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan Kirab Gunungan Unduh-unduh ini,” ujarnya saat dalam jumpa pers Unduh-unduh di SMA Bopkri 2 Kota Yogya, Rabu (4/6).

Kirab ini merupakan hasil kolaborasi antara GKJ Gondokusuman, RKB (Rintisan Kelurahan Budaya) Kelurahan Klitren, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Yogyakarta. Lebih dari 20 gunungan akan diarak, mewakili simbol rasa syukur dari berbagai gereja, masjid, komunitas lintas agama, rumah sakit, kampus, sekolah dan berbagai elemen masyarakat lainnya.. Enam tokoh lintas iman akan memimpin kirab, bersama Wali Kota Yogyakarta dan Ketua DPRD Kota.

Rute kirab dimulai dari Kantor Kelurahan Klitren, menyusuri Jalan Solo dan Jalan dr. Wahidin, lalu berakhir di Embung Langensari. Di titik ini, masyarakat akan disuguhi puncak perayaan berupa rayahan gunungan, pertunjukan seni budaya, dan bazaar UMKM lokal.

“Kirab ini bukan sekadar pesta budaya, tetapi juga pengingat bahwa doa, syukur, dan toleransi bisa berjalan beriringan dalam ruang publik,” kata Joko Pamungkas. Ia menyebut, nilai-nilai kebersamaan seperti inilah yang perlu terus dipelihara untuk menjaga persaudaraan antarumat beragama di Yogyakarta.

Kirab Gunungan Unduh-unduh ke-7 ini diharapkan menjadi momen spiritual sekaligus perayaan rakyat yang merayakan kebhinekaan secara nyata, dari kampung ke kota, dari gunungan ke hati masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.