Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia-Norwegia Sepakat Perluas Kerjasama Pengembangan Energi Bersih

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 21:08 WIB | Oleh:
Indonesia-Norwegia Sepakat Perluas Kerjasama Pengembangan Energi Bersih Doc: Istimewa
Ket. Bendera Norwegia

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa Indonesia ingin memperluas kerja sama dengan Norwegia untuk mewujudkan pengembangan energi bersih di Indonesia.

Menurut keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Rabu (4/6), hal tersebut disampaikan oleh Menlu Sugiono saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Giverin.

Mengenai energi bersih, diketahui bahwa sebagian besar energi listrik Norwegia dihasilkan dari tenaga air.

Karena itulah, Indonesia berharap agar pengalaman yang dimiliki oleh Norwegia tersebut dapat membantu Indonesia untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) guna mencapai target energi bersih Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2030.

Sugiono dan Giverin juga membahas kerja sama yang telah terjalin baik dalam bidang lingkungan hidup dan penanganan perubahan iklim, salah satunya dalam penanganan sampah laut.

Selain itu, mereka pun membahas potensi peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi antar kedua negara melalui mekanisme kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (European Free Trade Association/EFTA) di mana Norwegia merupakan salah satu anggotanya.

Diketahui bahwa Indonesia dan Norwegia telah menjalin hubungan diplomatik sejak 25 Januari 1950, di mana pada 2025 kedua negara memperingati 75 tahun hubungan bilateral.

Dalam rangka 75 tahun hubungan tersebut, Indonesia dan Norwegia telah menyepakati Deklarasi Bersama Indonesia-Norwegia “"Kemitraan untuk Masa Depan yang Sejahtera dan Berkelanjutan" (Partnership for a Prosperous and Sustainable Future).

Deklarasi tersebut memuat acuan bagi strategi peningkatan kerja sama bilateral kedua negara di masa mendatang, khususnya di sektor-sektor utama seperti ekonomi, perdagangan, pengembangan energi bersih, ketahanan pangan dan pendidikan.

Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2030 merupakan dokumen strategis yang menjadi peta jalan pengembangan kelistrikan nasional, khususnya oleh PLN selama lima tahun mendatang. Ant

RUPTL tersebut menguraikan rencana terkait pembangkitan, transmisi, dan distribusi tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan nasional, serta digunakan sebagai panduan bagi investor swasta untuk berinvestasi di sektor ketenagalistrikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Otomotif
Era Mobil Hidrogen Dimulai,...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Mas...

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.