Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Terus Dukung Kelancaran Investasi di IKN

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Terus Dukung Kelancaran  Investasi di IKN Doc: Antara
Ket. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

KALIMANTAN TIMUR - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan pemerintah mendukung penuh kelancaran investasi di IKN, ibu kota Indonesia yang dibangun pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Pemerintah komitmen dukung kelancaran investasi di IKN, salah satunya investasi Tiongkok,” ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya mengenai investasi dalam pembangunan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, beberapa hari lalu.

Investasi yang sudah berjalan dijamin pemerintah bahwa pembangunan tidak berhenti di tengah jalan, lanjut dia, Otorita IKN dan Kementerian Keuangan juga memberikan jaminan co-guarantee dengan sejumlah penjamin untuk keberhasilan pembangunan.

Co-guarantee adalah skema penjaminan yang melibatkan dua atau lebih perusahaan penjaminan yang secara bersama-sama menanggung kewajiban finansial. “Pembangunan IKN gunakan skema itu dengan penjaminan yang libatkan lebih dari satu pihak penjamin,” jelas Basuki Hadimuljono.

Investasi konsorsium dari perusahaan asal Tiongkok, timpal Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, telah menanamkan modal lebih kurang 70 triliun rupiah di IKN.

Investasi yang sudah berjalan tersebut merupakan kepercayaan besar, investasi yang sudah berjalan akan berlanjut dan bakal terus menjajaki potensi potensi investasi lainnya.

Tiongkok melihat IKN sebagai peluang strategis untuk menanamkan modal di kawasan Asia Tenggara, menurut Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok H.E. Wang Lutong, dan terus mendorong lebih banyak perusahaan Tiongkok ikut berkontribusi dalam pembangunan ibu kota Indonesia.

Investasi Tiongkok di IKN, sekitar sekitar Rp68,4 triliun berasal dari skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) di sektor perumahan, moda unik terpadu (MUT) dan pembangunan jalan, serta investasi asing langsung kisaran Rp500 miliar dari PT Delonix Bravo Investment.

Konsorsium CHEC–IJM dan konsorsium CSCEC–CREC mengembangkan proyek KPBU MUT dan jalan masing-masing dengan nilai proyek 27,1 triliun dan 27,9 triliun rupiah, konsorsium IJM–CHEC menggarap proyek KPBU perumahan dengan estimasi nilai proyek 13,4 triliun rupiah.

Kemudian Investasi langsung asing dari PT Delonix Bravo Investment melakukan pembangunan Delonix Nusantara Commercial Complex dengan perkiraan nilai proyek 500 miliar rupiah. Tercatat hingga 26 Mei 2025, Otorita IKN telah menerima 36 surat atau dokumen menyatakan minat (leter of interest/LOI) dari Republik Rakyat Tiongkok, 32 LOI untuk skema KPBU dan empat LOi untuk skema investasi langsung.  Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.