Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI: Transaksi QRIS, Bikin UMKM Bali Makin Laris!

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 22:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI: Transaksi QRIS, Bikin UMKM Bali Makin Laris! Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Transaksi menggunakan QRIS.

DENPASAR - Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sangat penting karena menyatukan sistem pembayaran digital di Indonesia, memungkinkan transaksi non-tunai yang mudah, cepat, dan aman bagi konsumen dan pelaku usaha, terutama UMKM. 

Dengan QRIS, tidak perlu lagi menggunakan berbagai aplikasi pembayaran, cukup dengan satu QR Code. 

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan transaksi pembayaran digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mampu menstimulasi kinerja sektor UMKM di Bali.

“QRIS menstimulasi pertumbuhan perdagangan ritel dan pariwisata khususnya UMKM padat karya,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta di sela Bali Jagadhita 2025 di Denpasar, Bali, Selasa (3/6). 

Bank sentral itu mencatat transaksi QRIS di Pulau Dewata hingga April 2025 telah digunakan oleh lebih dari satu juta pengguna dan 974 ribu pedagang.

Ada pun volume transaksi sudah mencapai 39 juta transaksi dengan nominal mencapai Rp6 triliun.

Sementara itu, secara nasional volume transaksi sistem pembayaran berbasis kode batang itu telah mencapai 3,7 miliar transaksi yang menjangkau 56,5 juta pengguna serta 38,7 juta pedagang di seluruh Indonesia.

Ada pun dari jumlah itu, sebanyak 92, 5 persen adalah pedagang kategori UMKM.

Selain itu, QRIS juga sudah bisa digunakan di Malaysia, Singapura dan Thailand.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, juga akan merambah negara lain di antaranya Jepang, Korea Selatan, India, China serta Arab Saudi.

Menurut dia, digitalisasi sistem pembayaran merupakan instrumen krusial dalam mendukung akselerasi pemulihan ekonomi Bali yang banyak berkutat di sektor pariwisata.

Dari sisi kunjungan wisatawan, khususnya mancanegara di Bali pada 2024 mencapai 6,3 juta atau melampaui sebelum pandemi 2019 mencapai 6,27 juta.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I-2025 mencapai 5,52 persen, lebih tinggi dibandingkan tingkat nasional mencapai 4,87 persen.

Adapun realisasi pertumbuhan ekonomi itu, kata dia, berada di jalur pemulihan yang makin kuat dan terarah seperti pertumbuhan ekonomi sebelum pandemi yang mencapai 6,09 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.