Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Kesehatan Hewan Tangsel Temukan Penyakit pada Hewan Kurban

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 15:48 WIB | Oleh:
Tim Kesehatan Hewan Tangsel Temukan Penyakit pada Hewan Kurban Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi hewan kurban.

TANGERANG SELATAN - Tim dokter kesehatan hewan kurban Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menemukan sejumlah penyakit menular pada hewan ternak menjelang Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi. Namun, penyakit-penyakit itu tidak membahayakan.

Hasil temuan penyakit hewan ini didapat dari enam orang dokter yang tergabung dalam tim kesehatan hewan keliling pemantau lapak-lapak pedagang hewan kurban.

“Seperti radang mata, bapil (batuk pilek). Bahkan ada hewan kurban yang luka dan pincang,” kata Kepala UPT Puskeswan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangsel, Pipit Surya Yuniar di Tangerang, Minggu (1/6).

Ia mengatakan sampai saat ini temuan penyakit masih sebatas shipment syndrome. Yaitu penyakit yang diakibatkan pengangkutan atau transportasi.

Menurutnya, setiap ekor ternak kurban yang ditemui sakit di lapak-lapak pedagang langsung diobati. Tim kesehatan hewan memberikan obat seperti salep mata dan lain sebagainya. “Untuk penanganan kami langsung memberikan obat dan mengisolasi hewan kurban itu,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan mengklaim 4.330 hewan kurban di wilayahnya bebas penyakit. “Pemkot setempat memperketat pengawasan terhadap hewan kurban diseluruh wilayah,” ujarnya.

Pilar mengatakan langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang dijual dan didistribusikan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat. “Berdasarkan hasil inspeksi yang dilakukan, sebanyak 4.330 hewan kurban dari 53 lapak penjualan,” ucapnya.

Dari jumlah hewan yang ada, dinyatakan aman dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebab, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh dokter hewan dari dinas terkait.

Bahkan, kata Pilar, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tangsel mencatat lebih dari 3.000 ekor hewan kurban. “Seluruhnya siap didistribusikan dari 50 lebih titik lapak dan peternakan di Tangsel,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.