Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menhan AS Peringatkan Ancaman Tiongkok ke Taiwan, Desak Sekutu Tingkatkan Kekuatan

📅 Sabtu, 31 Mei 2025, 13:57 WIB | Oleh:
Menhan AS Peringatkan Ancaman Tiongkok ke Taiwan, Desak Sekutu Tingkatkan Kekuatan Doc: Istimewa
Ket. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyampaikan pidato di pertemuan puncak Dialog Shangri-La di Singapura pada hari Sabtu (31/5).

SINGAPURA - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, pada hari Sabtu (31/5), memperingatkan mengenai ancaman langsung dari Tiongkok untuk mengubah keseimbangan kekuatan regional di Asia, mendesak sekutu dan mitra regional Washington untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan dan menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat terhadap Indo-Pasifik.

"Semua pihak harus paham bahwa Beijing secara kredibel tengah mempersiapkan diri untuk menggunakan kekuatan militer guna mengubah keseimbangan kekuatan di Indo-Pasifik," kata Hegseth dalam pidatonya di hadapan para kepala pertahanan, petinggi militer, dan diplomat senior yang berkumpul untuk menghadiri konferensi keamanan regional utama Asia di Singapura, Dialog Shangri-La.

Dikutip dari Japan Times, secara khusus, Hegseth menunjuk pada potensi Tiongkok untuk menginvasi Taiwan yang demokratis, yang diklaim Beijing sebagai provinsi pemberontak yang harus disatukan dengan daratan, jika perlu dengan kekerasan.

Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok “sedang membangun militer yang dibutuhkan untuk melakukan hal itu, berlatih setiap hari dan berlatih untuk hal yang sebenarnya,” katanya, seraya menegaskan bahwa pemimpin Tiongkok Xi Jinping “telah memerintahkan militernya agar mampu menginvasi Taiwan pada tahun 2027.”

Menteri pertahanan AS itu uga berupaya meredakan kekhawatiran yang berkembang di antara mereka yang skeptis terhadap komitmen Amerika terhadap kawasan tersebut.

“Kami tidak akan diusir dari kawasan kritis ini, dan kami tidak akan membiarkan sekutu dan mitra kami tunduk dan terintimidasi,” kata Hegseth, seraya mengklaim bahwa Tiongkok “berupaya menjadi kekuatan hegemonik di Asia.”

Kunjungan Hegseth terjadi saat bosnya, Presiden AS Donald Trump, terus bertindak kasar terhadap konvensi yang telah lama berlaku antara Washington dan sekutu serta mitranya, bahkan mengancam teman dekat dengan tarif yang memberatkan dan menyebut aliansi yang telah lama berlaku sebagai tidak adil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.