Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdikbud Kaltim pastikan SMA pedalaman penuhi standar pelayanan

📅 Sabtu, 31 Mei 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Disdikbud Kaltim pastikan SMA pedalaman penuhi standar pelayanan Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Plt Kepala Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan.

Samarinda -- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) Provinsi Kalimantan Timur, Rahmat Ramadhan memastikan bahwa standar pelayanan minimal pendidikan terpenuhi di sekolah-sekolah yang berada di wilayah pedalaman.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen penunjang pembelajaran berada dalam kondisi baik. Sarana dan prasarana harus fungsional, sanitasi bersih, dan siswa mendapatkan lingkungan belajar yang mendukung,” ungkapnya di Samarinda, Sabtu.

Pihaknya baru-baru ini melakukan peninjauan ke SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur untuk memantau kondisi sarana dan prasarana pendidikan, sanitasi, serta berinteraksi dengan para murid.

Pihaknya menyusuri ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, toilet, hingga ruang guru untuk memastikan seluruh elemen penunjang pembelajaran berada dalam kondisi baik.

"Anak-anak adalah masa depan Kaltim. Kita semua, dari pemerintah sampai satuan pendidikan, punya tanggung jawab besar memastikan mereka mendapatkan layanan pendidikan terbaik,” tambahnya.

Selain meninjau fisik sekolah, Rahmat juga berdiskusi dengan siswa mengenai pengalaman belajar, kebutuhan, dan harapan mereka terhadap dunia pendidikan. Diskusi ini merupakan bagian dari pendekatan Diskdikbud Kaltim dalam meningkatkan mutu pendidikan secara merata, bahkan hingga ke daerah pelosok.

Diskdikbud Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus menggenjot pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah, termasuk di kawasan terpencil seperti Muara Wahau, demi menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Disdikbud Kaltim terus meningkatkan infrastruktur sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Peningkatan dan rehabilitasi infrastruktur di daerah 3T menjadi fokus utama, khususnya bangunan sekolah dan kualitas guru," ujarnya.

Menurut dia, upaya ini dilakukan seiring dengan perkembangan Kaltim sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menuntut kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, termasuk di wilayah 3T.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
Nasional
KPK Geledah Dua Kantor Pemk...
Daerah
Tak Mau Warga Kelaparan Pem...
Daerah
Sekda Diperiksa KPK, Bupati...
Megapolitan
Bogor Diobrak-abrik KPK, Kl...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.