Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlu Langkah Sigap, 24.000 Orang Wilayah Berikut Terserang Tuberkulosis, Sepertiga Penduduk

📅 Jumat, 30 Mei 2025, 11:58 WIB | Oleh:
Perlu Langkah Sigap, 24.000 Orang Wilayah Berikut Terserang Tuberkulosis, Sepertiga Penduduk Doc: ist
Ket. TBC

BATAM – Jika benar 24.000 orang sudah mengidap tuberculosis (TBC) jelas sangat gawat. Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Dinkes Kepri) menemukan sekitar 24.000 lebih warga setempat (35 persen) positif penyakit tuberkulosis dari hasil skrining atau pemeriksaan terhadap 70.000 lebih warga terindikasi TBC.

"Skrining adalah langkah pertama pencegahan penularan sekaligus penanganan sakit TBC," kata Kepala Dinkes Kepri Mochammad Bisri di Tanjungpinang, Jumat.

Bisri menyampaikan, target pemeriksaan gejala TB secara nasional sebesar 70 persen, namun Kepri sejauh ini baru mampu menjangkau sekitar 35 persen. TB merupakam penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Ia mengakui capaian pemeriksaan penyakit TB di Kepri masih rendah karena dua kemungkinan, yakni pengambilan sampelnya salah, atau memang tidak banyak warga yang terkena TB di daerah tersebut.

"Mereka yang diperiksa ialah terindikasi TB, dengan ciri-ciri batuk berdahak lebih dari seminggu bahkan mengeluarkan darah, serta mengalami keringat dingin pada malam hari," ungkap Bisri.

Bisri menyampaikan seluruh warga yang dinyatakan positif TB di Kepri sudah mendapatkan pengobatan, dengan memberikan obat anti tuberkulosis (OAT) melalui pelayanan kesehatan pemerintah, seperti puskesmas.

Obat itu dibagikan secara gratis dan harus diminum selama enam bulan oleh si penderita TB.

Penyakit TB termasuk jenis sakit kronis, karena dapat berlangsung lama dan merusak organ tubuh, hingga berisiko menyebabkan kematian apabila tidak segera diobati dengan benar.

"Syukurlahwarga positif TBC di Kepri rata-rata sudah sembuh setelah mengonsumsi OAT," ucap Bisri. Bisri turut membagikan kita-kiat untuk mencegah TBC, antara lain melakukan vaksinasi Bacillus Calmette-Guerin (BCG) guna membantu mencegah TB pada anak-anak dan orang dewasa yang rentan.

Kemudian, menghindari kontak dengan penderita. Jika memiliki kontak dekat dengan penderita, maka pastikan untuk mengikuti prosedur pencegahan yang tepat.

Selanjutnya, menerapkan gaya hidup sehat dengan makan-makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan tidak merokok dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Berikutnya, memastikan ventilasi yang baik di rumah dan tempat kerja untuk mengurangi risiko penularan, lalu memeriksa kesehatan secara teratur jika memiliki gejala yang mencurigakan.

Terakhir, mengikuti pengobatan yang lengkap dan tepat jika terkena, serta meningkatkan kesadaran dan edukasi tentang TBC dapat membantu mencegah penularan dan meningkatkan kepatuhan pengobatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...
Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.