Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jackie Chan Desak Produksi Rush Hour 4 Sebelum 'Terlambat': “Sebelum Kami Berusia 100 Tahun!”

📅 Jumat, 30 Mei 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Jackie Chan Desak Produksi Rush Hour 4 Sebelum 'Terlambat': “Sebelum Kami Berusia 100 Tahun!” Doc: Comicbook

JAKARTA - Jackie Chan kembali menyuarakan keinginannya untuk bersatu kembali dengan Chris Tucker dalam film Rush Hour 4, sekuel yang telah lama ditunggu-tunggu dari waralaba komedi laga yang telah menghibur penonton selama lebih dari dua dekade. Kini berusia 71 tahun, aktor dan legenda seni bela diri asal Hong Kong itu mendesak studio dan pembuat film untuk segera merealisasikan proyek tersebut sebelum ia dan Tucker "terlalu tua" untuk melakukannya.

“Saya tidak tahu. Tanyakan saja kepada sutradara, studio, penulis. Cepatlah,” kata Chan kepada ScreenRant. “Kalau tidak, Chris Tucker dan saya akan berusia 100 tahun. Kami akan menjadi orang tua yang mengerjakan Rush Hour.”

Debut pada tahun 1998, Rush Hour mempertemukan Chan sebagai Kepala Inspektur Lee dan Tucker sebagai Detektif Carter dalam duo polisi lintas budaya yang kocak dan penuh aksi. Kesuksesan film ini melahirkan dua sekuel: Rush Hour 2 (2001) dan Rush Hour 3 (2007). Meskipun film ketiga tidak sepopuler pendahulunya, pendapatan globalnya yang mencapai $258 juta tetap menjanjikan.

Produser Rush Hour, Arthur M. Sarkissian, juga menyuarakan keinginan untuk membuat film keempat dengan pendekatan yang lebih segar dan membumi, seraya menambahkan bahwa ia tidak terlalu puas dengan film ketiga. Ia bahkan telah merencanakan pengenalan dua karakter baru untuk menjaga dinamika cerita tetap menarik dan orisinal.

Chan sendiri juga menyebut ia tertarik untuk menghidupkan kembali waralaba Shanghai Noon bersama Owen Wilson, dengan film ketiga berjudul Shanghai Dawn yang naskahnya kini masih dalam proses.

Namun, perjalanan menuju Rush Hour 4 tidaklah mudah. Jackie Chan dan Chris Tucker diketahui telah menolak beberapa naskah selama tujuh tahun terakhir. Selain itu, sutradara asli Brett Ratner tidak lagi menjadi pilihan studio setelah tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan padanya menyebabkan Warner Bros. memutuskan hubungan kerja dengannya pada 2017.

Meski begitu, harapan belum pupus. Chan dan Tucker terakhir mengonfirmasi proyek ini masih dalam pengembangan pada tahun 2016. Dan kini, dengan semangat baru dan desakan dari sang legenda sendiri, penggemar bisa berharap Rush Hour 4 benar-benar terwujud selagi waktunya belum habis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Uni Eropa Ajak Kanada Jalin...
Luar Negeri
Qatar Ajak Negara Teluk Gan...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.