Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turki Mendenda Penumpang Pesawat yang Berdiri Sebelum Tanda Sabuk Pengaman Dimatikan

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 08:10 WIB | Oleh:
Turki Mendenda Penumpang Pesawat yang Berdiri Sebelum Tanda Sabuk Pengaman Dimatikan Doc: Istimewa
Ket. Praktik ini tidak hanya mengganggu penumpang lain, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan.

ISTANBUL - Ada banyak perilaku penumpang pesawat yang membuat frustrasi, yang sering diperdebatkan oleh sesama penumpang.

Kapan kursi boleh direbahkan? Siapa yang boleh menggunakan sandaran tangan tengah? Haruskah penumpang turun baris demi baris?

Dilansir Euro News, ini adalah kebiasaan yang tidak hanya mengganggu penumpang lain, katanya, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan.

Dan Turki baru-baru ini melarang penumpang berdiri sebelum tanda sabuk pengaman dimatikan. 

Otoritas Penerbangan Sipil Turki (CAA) mengatakan pihaknya telah memberlakukan peraturan baru untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi gangguan selama proses pendaratan pesawat.

Saat penumpang terburu-buru untuk berdiri sementara pesawat masih bergerak, mereka sering kali menyenggol penumpang lain atau berisiko menyebabkan cedera karena mencoba membuka kompartemen di atas kepala.

Keputusan itu juga dimaksudkan untuk mengurangi kebutuhan awak kabin untuk berulang kali mengeluarkan instruksi keselamatan yang sering diabaikan.

Berdasarkan aturan baru, penumpang harus tetap duduk dengan sabuk pengaman terpasang hingga pesawat mencapai tempat parkir yang ditentukan dan tanda kencangkan sabuk pengaman dinonaktifkan.

Mereka juga harus menunggu baris mereka dipanggil untuk turun dari pesawat.

Peraturan tersebut, yang berdasarkan pada Pasal 143 Undang-Undang Penerbangan Sipil Turki No. 2920, memengaruhi semua maskapai penerbangan yang mengoperasikan penerbangan ke Turki .

Penumpang yang melanggar aturan baru akan dikenakan denda
“Berdasarkan peraturan tersebut, maskapai penerbangan wajib mengingatkan penumpang untuk mengenakan sabuk pengaman selama dan setelah mendarat hingga mencapai tempat parkir dan secara tegas menyebutkan bahwa setiap pelanggaran akan dilaporkan kepada otoritas penerbangan dan akan dikenakan denda,” demikian pernyataan CAA.

Penumpang yang melanggar peraturan berisiko dikenakan denda 70 dolar AS.

Turkish Airlines telah memperbarui pengumuman pendaratannya, yang kini secara eksplisit memperingatkan penumpang tentang potensi hukuman jika tidak mematuhi keputusan tersebut.

Disebutkan, “penumpang yang tidak mematuhi ketentuan akan dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Laporan Penumpang yang Mengganggu dan akan dikenakan denda administratif sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Nasional
Korps Marinir Uji Roket MLR...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.