Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berhasil Dicegat, Seorang CPMI Ilegal Gagal ke Malaysia

📅 Rabu, 28 Mei 2025, 09:44 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Berhasil Dicegat, Seorang CPMI Ilegal Gagal ke Malaysia Doc: Kemen P2MI
Ket. Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Riau menggagalkan keberangkatan seorang calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal inisial IL di Kota Dumai. Korban berasal dari Jember, Jawa Timur

JAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indoenesia (KemenP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Riau menggagalkan keberangkatan seorang calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal inisial IL di Kota Dumai.

Kepala BP3MI Provinsi Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, korban merupakan warga Jember, Jawa Timur. Berdasarkan laporan yang masuk ke pihaknya, CPMI itu terindikasi akan bekerja secara ilegal di Malaysia. 

"Tim Reaksi Cepat (TRC) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia BP3MI Riau mendapati laporan bahwa akan ada Warga Negara Indonesia (WNI) asal Jawa Timur yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia melalui Dumai," kata Fanny Selasa (27/5).

Fanny mengatakan, CPMI perempuan berusia 28 tahun itu diatur kerja ilegal di Malaysia oleh seorang tekong atau calo yang masih dalam kejaran petugas.

Dia menjelaskan, korban awalnya diberangkatkan dari Bandara Juanda Surabaya dan tiba di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau pada Selasa (27/5) pagi.

CPMI tersebut kemudian dijemput calo untuk diinapkan semalam di wisma penampungan di Dumai. Selanjutnya, calo telah merencanakan agar korban menempuh jalur darat menuju pelabuhan untuk masuk ke Malaysia pada Rabu (28/5).

Namun, BP3MI Riau yang telah mengantongi informasi terkait upaya tersebut berhasil melakukan pencegahan berkoordinasi dengan Tim Reskrim Polres Dumai mengamankan korban di wisma penampungan sebelum menuju pelabuhan pada Selasa (27/5) pagi.

"Korban lalu dibawa ke Polres Dumai untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Fahmi.

Setelah itu, korban kembali diserahkan ke BP3MI Riau melalui Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Dumai untuk mendapatkan edukasi sebelum dipersilakan pulang ke daerah asal.

Tingkatkan Pencegahan

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan penindakan hukum dengan pencegahan dan edukasi untuk menekan angka keberangkatan pekerja migran Indonesia ilegal. 

Dia mengingatkan, sudah banyak kasus ekploitasi dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dialami masyarakat Indonesia yang nekat berangkat kerja ke luar negeri secara ilegal. 

"Menghindari TPPO dengan berangkat prosedural. Selain mendapatkan penghasilan, terjamin dan aman," kata Menteri Karding di Jakarta, Selasa (27/5).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.