Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amorim Bingung Soal Masa Depan Garnacho di Manchester United

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 09:30 WIB | Oleh:
Amorim Bingung Soal Masa Depan Garnacho di Manchester United Doc: AFP
Ket. Pelatih Manchester United Ruben Amorim.

MANCHESTER – Masa depan Alejandro Garnacho di Manchester United kembali diselimuti tanda tanya besar. PelatihRuben Amorim mengaku tidak tahu apakah winger muda asal Argentina itu masih akan bertahan di Old Trafford musim depan.

Garnacho, 20 tahun, santer dikabarkan masuk daftar jual menyusul performa buruk MU musim ini. Meski menutup Liga Inggris dengan kemenangan 2-0 atas Aston Villa, Senin (26/5) dini hari WIB, Setan Merah tetap finis di posisi ke-15 klasemen akhir—hasil terburuk mereka sepanjang sejarah kompetisi.

Ditanya soal situasi Garnacho pasca laga kontra Villa, Amorim memberi jawaban yang tidak menjanjikan. "Garnacho adalah salah satu pemain Manchester United, jadi saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Dia pemain biasa,” ujar pelatih asal Portugal itu.

Garnacho sempat meluapkan kekesalannya karena tidak dimainkan sebagai starter dalam final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur pekan lalu. Sikap tersebut dikabarkan membuat hubungannya dengan Amorim memburuk, dan bisa menjadi salah satu faktor pemicu kepergiannya di musim panas ini.

Dengan kondisi keuangan klub yang sedang tidak sehat, Manchester United disebut akan menjual beberapa aset berharga demi menyeimbangkan neraca. Garnacho, yang masih memiliki nilai pasar tinggi dan usia muda, menjadi salah satu kandidat utama untuk dilepas.

Amorim sendiri berada dalam tekanan besar setelah hanya mencatat 7 kemenangan dari 27 pertandingan Liga Inggris sejak menggantikan Erik ten Hag pada bulan Oktober lalu. Ia kalah 14 kali dan gagal membawa tim ke kompetisi Eropa—baru kedua kalinya hal itu terjadi dalam 35 tahun terakhir.

MU dikabarkan masih memberi kepercayaan kepada Amorim untuk menukangi tim musim depan. Namun, keputusan tersebut mengandung risiko besar. Jika klub berinvestasi untuk merekrut pemain yang cocok dengan skema 3-4-3 khas Amorim, lalu memecatnya di tengah jalan, maka pelatih pengganti bisa terjebak dengan skuad yang tidak sesuai filosofi mereka.

Dengan keterbatasan finansial, rekonstruksi skuad untuk ketiga kalinya dalam tiga musim terakhir bisa berujung bencana, baik di lapangan maupun dalam laporan keuangan.

Keputusan mengenai masa depan Garnacho akan mencerminkan arah klub ke depan: apakah United ingin membangun skuad jangka panjang bersama Amorim, atau justru bersiap membuka lembaran baru dengan pelatih berbeda.

Yang pasti, waktu terus berjalan, dan manajemen MU harus segera menentukan prioritas: mempertahankan aset muda seperti Garnacho, atau memaksimalkan nilainya untuk mendanai pembangunan ulang skuad yang sudah kehilangan arah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.