Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penulis Jenderal di Jabatan Sipil: di Mana Merit ASN, Diserempat dan Ditendang

📅 Senin, 26 Mei 2025, 16:25 WIB | Oleh:
Penulis Jenderal di Jabatan Sipil: di Mana Merit ASN, Diserempat dan Ditendang Doc: ist
Ket. jabatan sipil

JAKARTA – Seorang penulis opini di sebuah media massa berjudul "Jenderal di Jabatan Sipil: di Mana Merit ASN?” mengalami dua kali intimidasi secara fisik, beruntun pekan lalu. 

Pertama, dia diserempet dua orang tak dikenal saat mengantar anaknya ke sekolah.

Kedua, dia kembali diikuti, bahkan ditendang hingga terjatuh dari motor oleh dua orang berbeda. Namun, mereka sama-sama mengenakan helm fullface.

Tulisan opini tersebut, menurut Antara, sempat tayang di salah satu media nasional lalu di-take down dari website redaksi atas petunjuk dari Dewan Pers yang mempertimbangkan keselamatan penulis.

Dalam klarifikasi dari redaksi bersangkutan yang beredar di media sosial diceritakan bahwa penulis merupakan mahasiswa S2 Universitas Indonesia. Dia mendatangi Dewan Pers untuk minta perlindungan setelah mengalami dua kali intimidasi fisik, usai artikelnya dimuat di media tersebut.

Penulis menyatakan, tidak memiliki konflik pribadi dengan siapa pun. Namun, dia menjadi khawatir setelah temannya memperingatkan soal isi artikelnya yang menyinggung nama salah satu pejabat di Bea Cukai.

Karena merasa terancam dan takut akan keselamatan keluarganya, penulis sempat minta redaksi untuk menarik artikelnya, namun redaksi mengarahkan agar terlebih dulu untuk melapor ke Dewan Pers.

Terkait isu intimidasi itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyebut bahwa pemerintah belum mengetahui secara pasti siapa pihak yang memberi tekanan fisik kepada penulis. Ia mendorong agar persoalan tersebut dibuka secara terang benderang melalui jalur hukum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Daerah
PLN Tancap Gas! Pemulihan L...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.