Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disayangkan, Dewan Pers Usul Take Down Tulisan Jenderal di Jabatan Sipil: Di Mana Merit ASN?

📅 Senin, 26 Mei 2025, 16:51 WIB | Oleh:
Disayangkan, Dewan Pers Usul Take Down Tulisan Jenderal di Jabatan Sipil: Di Mana Merit ASN? Doc: ist
Ket. dewan pers

JAKARTA - Penulis Dewan Pers Usul Take Down Tulisan Jenderal di Jabatan Sipil: Di Mana Merit ASN? Telah mengalami dua kali serangan fisik. Dia diserempet dan ditendang dari motor.

Namun, sangat disayangkan usai penulis minta perlindungan ke Dewan Pers, Dewan Pers malah mengusulkan agar tulisan opini tersebut diturunkan (take down).Dewan Pers beralasan demi keselamatan jiwa penulis. Namun, bukankah itu yang dikehendaki pengintimidasi, agar tulisan dihilangkan?

Mestinya Dewan Pers tidak mengusulkan take down, namun mendukung dan memberi perlindungan. jika setiap tulisan diintimidasi, lalu di-take down, hilanglah semangat membangun melalui kritik.

Sekarang tulisan tersebut sudah tidak dapat diakses lagi oleh masyarakat. Namun, di dalamnya disinyalemen menyinggung Bea dan Cukai.

Memang belum lama ini Menteri Keuangan Sri Mulyani mengangkat Jenderal bintang tiga menjadi Dirjen Bea Cukai. Dialah Djaka Budhi Utama, yang terakhir menjabat Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara. Menurut tempoc.co, dia juga mantan anggota Tim Mawar, Bentukan Kopassus.

Tulisan itu muncul di media online tanggal 22 Mei 2025. Penulisnya, Yogi Firmansyah juga pegawai kementerian keuangan yang tengah melanjutkan studi magister ilmu administrasi di Universitas Indonesia.

Terkait kasus ini, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) siap memberikan bantuan hukum kepada Yogi. “YLBHI menyatakan dukungan kepada Yogi Firmansyah agar kuat dan terus melakukan kritik secara terbuka dan tegas,” ungkap Ketua YLBHI, M Isnur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Daerah
PLN Tancap Gas! Pemulihan L...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.