Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Samarinda Bakal Dibangun dengan Anggaran Rp285 Miliar

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 14:38 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat Samarinda Bakal Dibangun dengan Anggaran Rp285 Miliar Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Asli Nuryadin

SAMARINDA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Asli Nuryadin mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat Samarinda siap dibangun tahun ini dengan menggunakan anggaran senilai 285 miliar rupiah dari Kementerian Sosial (25/5).

“Bahkan Juli tahun ini pun siap menampung siswa perdana sebanyak 100 orang. Namun karena bangunan belum siap, maka siswa angkatan pertama pada Sekolah Rakyat akan menumpang di sekolah lain,” ujar Asli Nuryadin di Samarinda, Minggu (25/5).

Angkatan pertama siswa Sekolah Rakyat hanya untuk SMA dari kalangan keluarga miskin, sehingga mereka dibebaskan dari biaya sekolah, sedangkan fasilitas sekolah layaknya sekolah mewah.

Di luar kurikulum, tenaga pendidik dan kependidikan, sekolah ini menjadi tanggung jawab Kemensos, karena berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 tahun 2005, penuntasan kemiskinan menjadi tanggung jawab Kemensos.

Sekolah Rakyat ini segera dibangun di Kecamatan Palaran, di lahan milik Pemkot Samarinda. Sedangkan untuk biaya operasional, tenaga pendidik dan kependidikan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui sinergi Kemensos dan Kementerian Pendidikan.

“Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo, untuk mengupayakan supaya orang miskin bisa menikmati sekolah yang mewah dengan fasilitas lengkap, laboratorium lengkap, kemudian dengan model pendidikan modern agar kualitas siswa juga meningkat,” katanya.

Saat ini Sekolah Rakyat Samarinda memang hanya untuk siswa SMA, namun ke depan, setelah bangunan jadi dan semua fasilitas terlengkapi, maka akan diperuntukkan mulai jenjang SD, SMP, dan SMA dengan total target dapat menampung 1.000 siswa yang semuanya berasal dari warga miskin.

Meski namanya Sekolah Rakyat Samarinda, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda ini, namun sekolah ini tidak dikelola oleh Pemkot Samarinda, namun sepenuhnya dikelola pemerintah pusat.

Sedangkan Pemkot Samarinda terlibat karena beberapa hal, antara lain lahan yang digunakan merupakan milik Pemkot Samarinda, para siswa baik dari SD, SMP, dan SMA merupakan warga Samarinda, kemudian pihaknya juga memfasilitasi tentang beberapa hal yang dibutuhkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

70 Ribu Migran yang Masuk ke Ceuta telah Pulang ke Maroko

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
70 Ribu Migran yang Masuk k...
Daerah
Update Kebakaran Hutan Gunu...

Bank Dunia Serukan Negara-negara Berkembang untuk Rangkul “AI” atau Akan Tertinggal

Bank Dunia Serukan Negara-negara Berkembang untuk Rangkul “AI” atau Akan Tertinggal

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.