Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peneliti Tiongkok Ungkap Perubahan Penggunaan Lahan di Cekungan Sungai Tarim

4 Minggu, 25 Mei 2025, 21:08 WIB | Oleh:
Peneliti Tiongkok Ungkap Perubahan Penggunaan Lahan di Cekungan Sungai Tarim Peneliti Tiongkok Ungkap Perubahan Penggunaan Lahan di Cekungan Sungai Tarim Doc: ANTARA/Xinhua/Chen Shuo
Ket. Pemandangan musim gugur di tempat wisata Huludao (Pulau Labu) di Kabupaten Yuli, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, Tiongkok.

URUMQI - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bagaimana perubahan penggunaan lahan selama beberapa dekade secara signifikan membentuk kondisi ekologis di Cekungan Sungai Tarim, yang merupakan cekungan sungai pedalaman terbesar di Tiongkok.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Geography and Sustainability ini dipimpin oleh tim peneliti dari Institut Ekologi dan Geografi Xinjiang di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS).

Menggunakan data penginderaan jauh, meteorologi, dan sosioekonomi dari berbagai sumber, tim peneliti menganalisis transisi penggunaan lahan dan tutupan lahan selama 30 tahun terakhir. Mereka juga memproyeksikan pola lahan dan hasil ekologis di masa depan.

Para peneliti menemukan perubahan signifikan dalam penggunaan lahan pada tahun 1992 hingga 2020. Lahan pertanian meluas sekitar 18.851 kilometer persegi, sementara padang rumput dan hutan masing-masing meningkat sekitar 10.235 dan 1.015 kilometer persegi. Sebaliknya, lahan tandus berkurang sekitar 20.597 kilometer persegi. Indeks kualitas ekologis meningkat dari 0,1196 menjadi 0,1248, terutama di bagian hulu dan tengah cekungan sungai.

Selain itu, para peneliti menciptakan empat skenario pengembangan lahan, yakni Pengembangan Alami, Konservasi Lahan Pertanian, Perlindungan Ekologis, dan Perluasan Perkotaan, untuk menyimulasikan tren di masa depan. Dalam skenario Perlindungan Ekologis, pada 2050, padang rumput, hutan, dan badan air diproyeksikan meluas masing-masing sekitar 20.375, 2.635, dan 586 kilometer persegi, yang akan menghasilkan perbaikan ekologis yang signifikan.

Menurut penelitian tersebut, di seluruh skenario, pendorong utama perbaikan ekologis adalah konversi lahan tandus menjadi padang rumput dan hutan, yang meningkatkan layanan ekosistem seperti konservasi air, retensi tanah, dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Menurut tim peneliti, penelitian ini memberikan wawasan berharga sekaligus landasan ilmiah untuk mempromosikan pembangunan sosioekonomi yang berkelanjutan dan konservasi ekologis di daerah tersebut. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Larangan Tak Goyahkan Pelaj...

Hasil Liga Champions: MU Menang Dramatis 3-2 atas Roma

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Hasil Liga Champions: MU Me...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.