Film Iran, It Was Just an Accident Menang dalam Festival Palme D'Or Cannes
📅 Minggu, 25 Mei 2025, 12:55 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
CANNES - Sebuah film thriller Iran yang mengeksplorasi korupsi dan kekerasan negara di negara tersebut pada Sabtu (24/5) memenangkan Palme d'Or, hadiah utama yang didambakan di Festival Film Cannes.
Dilansir Al Jazeera, It Was Just an Accident, yang disutradarai oleh pembuat film pembangkang Iran Jafar Panahi, dinobatkan di festival terkenal di dunia itu pada hari Sabtu, beberapa jam setelah pemadaman listrik sempat mengganggu acara tersebut .
Penonton festival bersorak memberikan tepuk tangan meriah untuk Panahi, yang telah bertahun-tahun mengalami larangan bepergian dan hukuman penjara di Iran karena filmnya yang provokatif, yang sering diproduksi secara rahasia. Ia telah dilarang meninggalkan Iran selama lebih dari 15 tahun.
"Seni memobilisasi energi kreatif dari bagian diri kita yang paling berharga dan paling hidup. Sebuah kekuatan yang mengubah kegelapan menjadi pengampunan, harapan, dan kehidupan baru," kata presiden juri Juliette Binoche saat mengumumkan penghargaan tersebut.
Di atas panggung, Panahi mengatakan yang terpenting adalah masa depan negaranya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Mari kita bersatu,” kata Panahi. “Tidak seorang pun boleh memberi tahu kita jenis pakaian apa yang harus kita kenakan, atau apa yang boleh atau tidak boleh kita lakukan.”
Terinspirasi sebagian oleh pengalaman Panahi sendiri di penjara, It Was Just An Accident berkisah tentang seorang pria bernama Vahid (diperankan oleh Vahid Mobasseri) yang menculik seorang pria berkaki palsu yang tampak seperti orang yang menyiksanya di penjara dan menghancurkan hidupnya.
Vahid berusaha memverifikasi bersama para penyintas penjara lainnya bahwa memang penyiksa merekalah yang melakukannya, lalu memutuskan apa yang harus dilakukan terhadapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para kritikus memuji film ini sebagai eksplorasi keadilan yang cerdas dan simbolis, yang memadukan humor gelap dengan tema-tema intensnya.
Film Irak “The President's Cake” memenangkan Film Pertama Terbaik
Grand Prix, atau hadiah kedua, festival tersebut diberikan kepada drama keluarga Norwegia karya Joachim Trier, Sentimental Value, lanjutannya yang mendapat pujian dari The Worst Person in the World.
Film thriller politik Brasil karya Kleber Mendonca Filho, The Secret Agent, memenangkan dua penghargaan besar: sutradara terbaik untuk Fihlo dan aktor terbaik untuk Wagner Moura.
Hadiah juri dibagi antara dua film: perjalanan darat di padang pasir karya Oliver Laxe, drama Jerman lintas generasi karya Sirat dan Mascha Schilinski, Sound of Falling.”
Aktris terbaik jatuh kepada Nadia Melliti untuk The Little Sister, drama Prancis tentang kedewasaan karya Hafsia Herzi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!