Denok-Kenang Optimalkan Promosi Wisata Kota Semarang
📅 Minggu, 25 Mei 2025, 10:56 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
SEMARANG - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena menekankan untuk memberdayakan Denok-Kenang sebagai duta wisata Kota Semarang dalam mengoptimalkan promosi pariwisata.
"Denok-Kenang ini yang saya tahu banyak dijadikan sebagai penerima tamu, pembawa plakat, pembawa baki (saat acara, red.)," katanya, saat Grand Final Denok-Kenang 2025, di Semarang, Sabtu malam.
Menurut dia, Denok-Kenang dengan berbagai potensi yang dimilikinya semestinya diberdayakan untuk mengangkat pariwisata Kota Semarang agar semakin dikenal luas.
"Menurut saya, mereka-mereka yang sudah dengan latar belakang yang begitu potensial kok hanya difungsikan seperti itu? Nah, juri kan juga hebat-hebat. Berarti kapasitas mereka itu kan sebenarnya sudah bagus," katanya.
Ia mengatakan bahwa Denok-Kenang harus diberikan ruang yang lebih untuk mengekspresikan potensi yang dimilikinya dalam pengembangan sektor pariwisata di Kota Semarang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Harusnya bisa difungsikan. Ada momen-momen yang mereka sebetulnya bisa menjual Semarang dengan cara mereka. Karena ada yang menguasai lebih dari dua bahasa. Kemudian, ada yang memahami mengenai pariwisata ini cukup dalam," katanya.
Jadi, kata dia, sebetulnya memberikan ruang alternatif kepada Denok Kenang menjadi penting sehingga mereka tidak hanya hadir dengan kelebihan fisik.
"Mereka itu smart. Nah, untuk bisa melihat 'smartness'-nya ini ya harus diberikan ruang untuk berekspresi. Mereka kan dapat banyak asupan ilmu ya. Bagaimana juga mereka bisa menyebarluaskan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti juga menegaskan bahwa keberadaan Denok-Kenang bukan sekadar pagar ayu atau pemanis acara.
"Denok-Kenang ini merepresentasikan tiga kekuatan, yakni 'brain', 'image', dan 'soul'. Ini (kekuatan, red.) yang perlu diperdalam ketika mereka sudah selesai menjadi finalis," katanya.
"Brain", kata dia, mengartikan bahwa Denok-Kenang harus memiliki pengetahuan atau wawasan yang luas untuk menerjemahkan dan memperkenalkan potensi pariwisata Kota Semarang.
"Image" merupakan cerminan dari wajah, kata dia, Denok-Kenang harus mampu mencerminkan etika dan kepribadian yang baik karena mereka menampilkan citra Kota Semarang.
"Kemudian, 'soul', atau jiwa. Bagaimana mereka mampu menjadikan pariwisata dan budaya yang menginspirasi, misalnya dalam aksi nyata," kata Agustina.
Tampil sebagai juara pertama Denok-Kenang 2025, yakni Muria Dewi Larasati-Sevaldo Barqi Putra, juara kedua adalah Adelyna Riswaraya-Ijlal Ibraazy Al Mumtaaz, serta juara ketiga Umi Masviroh-Ukima Nusuki.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!