Semarang Kota Toleran, Karnaval Paskah 2025 Jadi Panggung Kerukunan Umat Beragama
📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 16:07 WIB | Oleh: Henri pelupessyIa berharap Karnaval Paskah tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tapi juga pengingat akan nilai-nilai yang menjadi fondasi Kota Semarang.
“Kota Semarang adalah rumah bagi berbagai budaya dan agama. Sampai saat ini kita mampu hidup berdampingan dengan damai. Ini warisan yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.
Membingkai Iman dan Kebhinekaan
Karnaval Paskah 2025 menjadi bukti bahwa iman tidak pernah berdiri sendiri. Ia tumbuh dalam ruang sosial, menyentuh sesama, dan menyatukan perbedaan. Di Kota Semarang, Paskah tak hanya dirayakan oleh umat Kristen, tetapi disambut sebagai simbol harapan, kasih, dan keberagaman yang harmonis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bukan sekadar pawai. Karnaval ini adalah perjalanan spiritual sekaligus sosial, dari stasi demi stasi, dari hati ke hati.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!