Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semarang Kota Toleran, Karnaval Paskah 2025 Jadi Panggung Kerukunan Umat Beragama

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 16:07 WIB | Oleh:

Ia berharap Karnaval Paskah tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tapi juga pengingat akan nilai-nilai yang menjadi fondasi Kota Semarang.

“Kota Semarang adalah rumah bagi berbagai budaya dan agama. Sampai saat ini kita mampu hidup berdampingan dengan damai. Ini warisan yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Membingkai Iman dan Kebhinekaan

Karnaval Paskah 2025 menjadi bukti bahwa iman tidak pernah berdiri sendiri. Ia tumbuh dalam ruang sosial, menyentuh sesama, dan menyatukan perbedaan. Di Kota Semarang, Paskah tak hanya dirayakan oleh umat Kristen, tetapi disambut sebagai simbol harapan, kasih, dan keberagaman yang harmonis.

Bukan sekadar pawai. Karnaval ini adalah perjalanan spiritual sekaligus sosial, dari stasi demi stasi, dari hati ke hati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

27 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Rona
Film Zona Merah Siap Naik k...
Luar Negeri
Tragedi Mengenaskan, 10 Wis...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.