Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi Sesuai Target Bulan Juli 2025

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi Sesuai Target Bulan Juli 2025 Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono ditemui wartawan di Jakarta, Sabtu (24/5/2025).

JAKARTA - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono menyatakan pihaknya siap menyelenggarakan Sekolah Rakyat sesuai targetnya pada Juli 2025 mendatang.

"Semua sedang dipersiapkan, dan mudah-mudahan di bulan Juli nanti, di tahun ajaran baru, kita sudah bisa membuka Sekolah Rakyat," katanya ditemui di Jakarta, Sabtu (24/5).

Dalam mengupayakan hal tersebut, Wamensos mengatakan pihaknya kini tengah mengupayakan segala persiapannya, baik dari perbaikan dan pengadaan sarana dan prasarana yang sedang berjalan, hingga rekrutmen calon guru dan kepala sekolah.

Melalui langkah ini, ia berharap pemerintah dapat mengakomodasi anak-anak masyarakat prasejahtera yang ingin mengenyam pendidikan gratis berkualitas.

"Jadi sedang kita siapkan semuanya, itu nanti di daerahnya masing-masing ya proses selanjutnya," ujarnya.

Agus Jabo menyampaikan pemerintah juga tengah mematangkan asesmen dan akan membuat satu keputusan terkait siapa saja yang berhak menuntut ilmu di Sekolah Rakyat.

"Yang jelas, kita berharap Perintah Presiden RI untuk 100 titik Sekolah Rakyat itu di tahun ini bisa berjalan," ucap Wamensos Agus Jabo Priyono.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) RI Agus Zainal Arifin menyampaikan bahwa sebanyak 63 Sekolah Rakyat siap beroperasi pada tahun ajaran baru pada Juli mendatang.

Ia menyampaikan bahwa lokasi Sekolah Rakyat yang siap beroperasi itu tersebar di Pulau Jawa sebanyak 34 titik, Sumatera sebanyak 13, Sulawesi sebanyak 8 titik, Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 3 titik, Kalimantan 2 titik, Maluku 2 titik, dan Papua 1 titik.

Setelah 63 sekolah itu beroperasi, pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di titik lainnya secara bertahap.

"Minimal 100 Sekolah Rakyat harus dibangun setiap tahun, sehingga ke depan setiap kabupaten/kota dapat memiliki sekolah rakyat," ucap Agus Zainal Arifin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.