Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koperasi Desa Merah Putih Dorong Ekonomi Nasional Tumbuh Tinggi

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Desa Merah Putih Dorong Ekonomi Nasional Tumbuh Tinggi Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan pertemuan kepala desa se Provinsi Bengkulu dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang salah satunya membahas Koperasi Desa Merah Putih.

BENGKULU – Pakar Ekonomi dan Kebijakan Publik, Dr Anzori Tawakal, optimistis program Koperasi Desa Merah Putih yang dibangun pemerintah pusat dapat mendorong perekonomian Indonesia tumbuh jauh lebih tinggi.

"Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih akan memberikan efek kejut pada pertumbuhan ekonomi kita," kata Anzori Tawakal di Bengkulu, Kamis (22/5).

Program Presiden Prabowo Subianto Koperasi Desa Merah Putih sudah mulai berjalan. Saat ini, desa-desa di Indonesia mulai membentuk kelembagaan dari Koperasi Desa Merah Putih.

Dengan berjalannya Koperasi Desa Merah Putih, kata Anzori akan ada sekitar 80.000 koperasi yang mendapatkan dana sekitar Rp3-5 miliar per koperasi yang dikelola di tingkat desa.

"Akan mendapatkan bantuan total sekitar Rp400 triliun, ini luar biasa.Artinya, kalau terserap akan memberikan efek kejut pada pertumbuhan ekonomi kita, roda perekonomian desa akan tumbuh pesat," kata dia lagi.

Menurut dia, kalau koperasi tersebut dapat dikelola dengan baik, maka diyakini mampu mendorong perekonomian Indonesia bahkan mencapai angka 6 persen, atau menyumbang tambahan 1 persen pada pertumbuhan.

"Setidaknya kalau berjalan optimal 50 persen dari total koperasi saja, maka akan ada Rp200 triliun dana yang bergulir di desa, ini akan menghasilkan multiplier effect, mendorong berbagai sektor perekonomian desa lainnya, makanya bukan tidak mungkin akan menyumbangkan 1 persen pertumbuhan," ucapnya.

Asal, lanjut Anzori, koperasi dikelola profesional dengan SDM berkualitas yang paham soal keuangan, perekonomian desa, serta seluk beluk koperasi.

"Harus ada evaluasi periodik, pastikan berjalan baik, harus ada target, indeks dan capaian kinerja, ketika tidak berjalan, harus ada perbaikan bahkan kalau perlu pergantian SDM dari manajemen koperasi, harus diganti. Ini demi memastikan tujuan Presiden Prabowo Subianto mewujudkan koperasi memang berjalan sesuai cita-cita sesungguhnya," ujar Anzori.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.