Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asisten Pelatih: Kekalahan Persebaya Buah dari Kesalahan Sendiri

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Asisten Pelatih: Kekalahan Persebaya Buah dari Kesalahan Sendiri Doc: Antara
Ket. Pesepak bola Persebaya Surabaya Francisco Rivera (kanan) menendang bola yang gagal dihalau penjaga gawang Bali United Adilson Maringa (kiri) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (23/5

Surabaya - Asisten pelatih Persebaya Surabaya Uston Nawawi mengakui kekalahan 1-3 yang diderita saat menjamu Bali United dengan skor 1-3 di laga pemungkas Liga 1 Indonesia 2024/25 akibat dari kesalahan yang dilakukan oleh para pemain Bajol Ijo sendiri.

“Kami sudah tahu cara main Bali United, tapi memang (kekalahan ini) dari kesalahan-kesalahan kami sendiri. Kami juga menciptakan banyak peluang. Dalam sepak bola, main bagus saja tidak cukup,” kata Uston dalam jumpa pers selepas pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Jumat (23/5) malam.

Uston kecewa Persebaya gagal mempersembahkan kemenangan di laga terakhir musim ini, yang sekaligus menjadi momen perpisahan bagi gelandang Muhammad Hidayat.

Kendati demikian, ia tetap mengapresiasi para pemain yang telah berusaha sebaik mungkin untuk meraih hasil terbaik kontra Bali United.

Uston turut menyoroti performa gemilang kiper Bali United Adilson Maringa yang disebutnya menjadi salah satu kunci kemenangan tim tamu.

“Harus kami akui, kami banyak menciptakan peluang tapi masih terbentur, bukan sama tiang gawang, tapi sama Maringa. Harus diacungi jempol, dia menyulitkan kami mencetak gol,” kata mantan gelandang Timnas Indonesia itu.

Gelandang serang Francisco Rivera yang jadi pencetak gol semata wayang Persebaya mengaku timnya mengalami kesulitan untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol dari Bali United.

“Mereka menang karena serangan balik yang efektif. Setelah 3-1, bagi kami itu susah. Ini musim yang sulit, tapi kami tetap bangga dengan Persebaya,” katanya.

Rivera juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali masuk nominasi pemain terbaik musim ini meski harus beradaptasi dengan peran yang lebih kolektif dalam tim.

Menurut dia, apapun hasil yang didapatkannya, semata-mata untuk kebaikan dan kelancaran tim dalam mencapai target di Liga 1.

“Kami akan terus berusaha dan berharap musim depan bisa menjadi juara,” kata pemain asal Meksiko itu.

Kekalahan di laga pemungkas membuat Persebaya menutup musim di peringkat keempat klasemen dengan raihan 56 poin.

Uston tetap bersyukur sebab posisi itu jadi kemajuan besar setelah musim lalu hanya berakhir di urutan ke-12. Terlebih sebagai peringkat keempat, Persebaya juga berhak memperoleh tiket ASEAN Club Championship musim depan.

Ia menyerahkan proses evaluasi tim kepada jajaran manajemen dan pelatih kepala baru yang belum diputuskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Sudan Selatan Ingin Putus S...
Luar Negeri
Waduk Mengering, Mumbai di ...
Luar Negeri
Pegunungan Jepang Mengganas...
Luar Negeri
Kabar Gembira! Peluang Kerj...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.