Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Semeru Erupsi dengan Tinggi Letusan Mencapai 1.000 Meter di Atas Puncak

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 22:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Semeru Erupsi dengan Tinggi Letusan Mencapai 1.000 Meter di Atas Puncak Doc: Antara

Lumajang - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak pada Kamis petang.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 17.15 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurutnya, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 165 detik.

Berdasarkan catatan petugas, Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi sebanyak 12 kali sejak pukul 05.00 WIB hingga 17.30 WIB dengan tinggi letusan 500 meter hingga 1.200 meter di atas puncak.

Ia menjelaskan saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, lanjut dia, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Ia meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," kata Mukdas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Jeritan Anak Lebanon: 247 T...
Daerah
Gelaran Operasi Bibir Sumbi...
Daerah
50 Hektare Sawah Terdampak ...
  • Penumpang KA Pandalungan Membeludak, Okupansi Tembus 97,5%!
    Preview komentar:
    Hubungi Call Center Bank UOB dan rasakan kemudahan ...
    Hubungi Call Center Bank BTN dan rasakan kemudahan ...
  • Musim Tanah Liat Mulai Memanas
    Preview komentar:
    Hubungi Call Center (INDODAX) dan rasakan kemudahan hanya ...
    Hubungi Call Center (INDODAX) dan rasakan kemudahan hanya ...
  • Kementerian ESDM: Kebijakan B50 Hemat Devisa Negara Rp157,28 Triliun
    Preview komentar:
    "Call Center ""Bri QLola"" dapat di akses melalui ...
    "Call Center ""Bri QLola"" dapat di akses melalui ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.