Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bank of England Mempertahankan Suku Bunga dan Turunkan Perkiraan Inflasi di Tengah Ketidakpastian Timur Tengah

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 21:38 WIB | Oleh:
Bank of England Mempertahankan Suku Bunga dan Turunkan Perkiraan Inflasi di Tengah Ketidakpastian Timur Tengah Doc: Istimewa
Ket. JP Morgan kini telah menunda perkiraannya mengenai kenaikan suku bunga Bank of England hingga November tahun ini, setelah keputusan hari ini untuk mempertahankan suku bunga Bank di 3,75 persen. Sebelumnya, BoE memperkirakan kenaikan suku bunga seperempat poin pada bulan Juli.

LONDON - Otoritas moneter Inggris, Bank of England pada Kamis (18/6) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga Inggris pada level tetap.

Dari The Guardian, dalam keputusan yang sudah banyak diperkirakan oleh para ekonom, Bank of England mempertahankan suku bunga Bank of England di angka 3,75 persen.

Namun, keputusan tersebut tidak bulat – dua pembuat kebijakan ingin menaikkan suku bunga menjadi 4%, tetapi kalah suara dari tujuh lainnya yang memilih untuk mempertahankan suku bunga.

Saat mengumumkan keputusan tersebut, Bank menyatakan:

Harga energi global telah turun sejak pertemuan sebelumnya sebagai respons terhadap peristiwa di Timur Tengah. Namun, harga tersebut tetap lebih tinggi daripada sebelum konflik dan terus berfluktuasi.

Dampak guncangan energi terhadap perekonomian Inggris masih belum pasti. Kebijakan moneter tidak dapat memengaruhi harga energi, tetapi sedang diatur untuk memastikan bahwa penyesuaian ekonomi terhadap harga tersebut terjadi dengan cara yang mencapai target inflasi 2 persen secara berkelanjutan.

Kebijakan yang diperlukan untuk mencapai hal ini akan bergantung pada skala dan durasi guncangan tersebut, serta bagaimana guncangan itu menyebar ke seluruh perekonomian.

Bank of England telah memangkas suku bunga enam kali sejak pertengahan 2024 dan diperkirakan akan terus melakukannya, sebelum Operasi Epic Fury yang dilancarkan Trump menyebabkan Iran memutus pasokan minyak dari Teluk.

Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, mengatakan kepada para penyiar bahwa stabilitas itu penting, ketika ditanya tentang pemilihan sela Makerfield yang dapat mengembalikan Walikota Greater Manchester, Andy Burnham, ke parlemen.

Dengan harapan Burnham bahwa kemenangan dalam pemilihan sela akan memungkinkannya untuk mendorong Keir Starmer mundur sebagai perdana menteri, Bailey menjelaskan:

“Stabilitas itu penting, saya rasa semua orang menyadari itu.”

“Ini bukan soal satu bagian spektrum politik melawan bagian lainnya. Saya rasa semua orang menyadari pentingnya stabilitas.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Sudan Selatan Ingin Putus S...
Luar Negeri
Waduk Mengering, Mumbai di ...
Luar Negeri
Pegunungan Jepang Mengganas...
Luar Negeri
Kabar Gembira! Peluang Kerj...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.