Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasca Kasus Keracunan, Badan Gizi Nasional Tinjau Ulang Program MBG di Pamekasan

📅 Senin, 20 Okt 2025, 17:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasca Kasus Keracunan, Badan Gizi Nasional Tinjau Ulang Program MBG di Pamekasan Doc: Antara
Ket. Arsip kegiatan evaluasi dan bimbingan teknik oleh Badan Gizi Nasional di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Pamekasan - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur menyusul adanya kasus keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di sejumlah lembaga pendidikan di wilayah itu.

"Salah satu hal yang dievaluasi adalah terkait kebersihan pangan," kata kata Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, Nurjaeni dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media di Pamekasan, Senin (20/10).

Selain kebersihan pangan, hal lain yang dianggap penting untuk dilakukan adalah melaksanakan rapid test food berkala oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna menjamin keamanan makanan.

Berikutnya, perlu dilakukan bimbingan teknik bagi para penjamah pangan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

"Sebanyak seribu penjamah pangan SPPG yang telah mendapatkan bimbingan teknik dari BGN setelah kasus keracunan terjadi di Pamekasan dan pelaksanaannya pada 18 dan 19 Oktober kemarin," kata Nurjaeni.

Kegiatan itu sebagai upaya BGN supaya program MBG terbebas dari kasus kontaminasi atau kerusakan pangan dengan prinsip zero case.

Pelaksanaan Bimtek Penjamahan Pangan ini merupakan bagian dari rangkaian bimbingan teknik yang diselenggarakan oleh Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN secara serentak di 34 kabupaten/kota di enam provinsi pada saat yang sama dengan melibatkan partisipasi masif sekitar 30 ribu peserta.

Nurjaeni mengatakan menjadi penjamah makanan bukan hanya tugas teknis, tetapi juga tugas sosial dan ibadah dalam menyediakan asupan bergizi bagi anak-anak Indonesia menuju generasi Emas 2045.

"Sebab, dari dapur SPPG itu kita menyiapkan generasi cerdas, sehat, dan berdaya saing," ujarnya.

BGN juga merekomendasikan sepuluh langkah strategis agar program MBG berjalan sesuai harapan dan tidak terjadi lagi kasus keracunan makanan sebagaimana di Kabupaten Pamekasan.

Pertama, penempatan 5 ribu chef profesional dari Indonesian Chef Association (ICA) di SPPG baru untuk transfer pengetahuan dalam pengolahan makanan bergizi dan aman.

Kedua, pelaksanaan rapid test food berkala oleh Balai POM guna menjamin keamanan pangan.

Ketiga, penerapan wajib Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi setiap SPPG, dan keempat, pemanfaatan platform LMS Plataran Sehat Kementerian Kesehatan untuk pembelajaran daring bagi tenaga pelaksana.

Kelima, penggunaan air bersih berstandar kesehatan serta sterilisasi alat makan dengan air panas 80 derajat selsius.

Keenam, penambahan tenaga ahli gizi agar pendampingan gizi lebih optimal dan ketujuh, penerapan sertifikasi halal untuk memastikan kepatuhan nilai keagamaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.