Ciptakan Kemandirian Perempuan Warga Binaan, Sisternet Hadirkan Program Shelnspire
📅 Kamis, 22 Mei 2025, 20:25 WIB | Oleh: Haryo BronoKepala Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Ni Luh Putu Andiyani, menambahkan, pihaknya sangat bangga warga binaan karena mereka dapat mengikuti pelatihan Sisternet She Inspire dari XLSmart. Program ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tetapi juga ruang pembinaan dan pemberdayaan bagi warga binaan perempuan untuk menemukan kembali jati diri, semangat, dan potensi mereka.
“Kami percaya, setiap perempuan berhak mendapatkan kesempatan kedua, dan melalui She Inspire, kami berkomitmen untuk terus membuka jalan menuju perubahan positif. Semoga dengan kegiatan ini Warga Binaan Pemasyarakatan mempunyai skill dan bekal untuk kembali ke masyarakat membawa manfaat untuk keluarga dan masyarakat pada umumnya,” ucapnya.
Program ini sendiri akan berlangsung hingga bulan Juli 2025 dimana kelas akhir akan dilaksanakan di Lapas Perempuan IIB NTB.Difokuskan pada pelatihan inkubasi jangka pendek untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya, akan ada ketua pendamping di setiap Lapas yang bertugas membantu dan mendampingi peserta setelah program selesai.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, XLSmart tidak hanya berupaya memberikan pelatihan, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung keberlanjutan usaha mereka setelah bebas. Teknologi digital menjadi kunci dalam membuka akses pasar dan tenaga kerja lebih luas bagi mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dimulai Oktober tahun 2024, program SheInspire yang diinisiasi oleh Sisternet bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) telah menjangkau lebih dari 380 perempuan warga binaan di 9 Lapas, termasuk Tangerang I & II, Lampung, Malang, Bandung, Yogyakarta, Medan, Makassar, hingga Denpasar.
Program ini mendapat sambutan luar biasa setiap sesi pelatihan online. Berdasarkan penilaian yang dilakukan, peserta menyatakan berminat membangun usaha setelah masa pembinaan, dan sudah memiliki ide usaha yang ingin dikembangkan.
Tak hanya itu, sesi mental health dalam program ini juga berdampak signifikan: 98 persen peserta merasa lebih mampu mengelola emosi di keseharian mereka, dan 100 persen menjadi lebih percaya diri untuk berkomunikasi serta mampu menghadapi kecemasan saat berbicara di depan umum, hal ini berimpact positif untuk para warga binaan dan lingkungan Lapas Perempuan, dari segi usaha yang dijalankan oleh warga binaan di dalam Lapas juga naik 5 persen penjualannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Juli mendatang, SheInspire akan hadir di Lapas Perempuan NTB sebagai rangkaian program pelatihan terakhir di tahun 2025 yang selanjutnya akan masuk ke tahap finalisasi penilaian dimana hasilnya akan menjadi tahap pembinaan untuk para warga binaan yang sudah selesai masa pembinaannya di Lapas.
Target ke depan, SheInspire akan terus memperluas jangkauan ke lebih banyak Lapas perempuan di berbagai daerah di Indonesia dan memperbanyak sesi kelas dengan topik lebih beragam hingga akhir 2026. Selain itu, program ini akan menghadirkan pendampingan lanjutan pasca pembinaan.
Pendampingan yang dilakukan berupa inkubasi ide usaha, pelatihan literasi keuangan yang lebih mendalam, serta koneksi pemasaran ke ekosistem digital untuk memastikan usaha mereka sudah dipasarkan secara online. Program ini juga direncanakan akan menggandeng lebih banyak mitra sektor swasta untuk memperkuat jejaring dukungan bagi para peserta dan alumni SheInspire.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!