Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cerita Inovasi Booster Katrili, Pupuk Cair Ekonomis dan Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 20:05 WIB | Oleh:



Booster Katrili digunakan dengan cara dicampur air, lalu disiramkan langsung ke tanah. Takarannya disesuaikan dengan karakteristik tanah dan jenis komoditas yang ditanam. Saat ini, booster Katrili telah digunakan pada berbagai komoditas, seperti tomat varietas Gustavi, kacang batik, bawang merah, dan padi.



Manfaat booster Katrili sebagai pelindung dari hama dan penyimpan air dirasakan langsung oleh dua petani asal Desa Tonsewer, Minahasa, yaitu Rommie dan Danni. Mereka mulai menggunakannya pada tahun 2024 untuk tanaman tomat.

“Dari segi kualitas, kami melihat hasil tanaman yang menggunakan booster Katrili lebih unggul dibanding yang hanya memakai pupuk kimia. Buahnya tampak lebih besar dan lebih tahan terhadap gangguan. Proses pematangannya juga lebih stabil, dengan risiko busuk yang jauh lebih rendah. Tanaman juga lebih tahan cuaca ekstrem, apalagi jika dikombinasikan dengan pupuk kimia,” pungkas Danni.



Rommie dan Danni merasa bangga sekaligus terbantu karena bisa menggunakan booster yang berasal dari tanah kelahiran mereka sendiri. Nama Katrili sendiri terinspirasi dari tarian rakyat Minahasa yang menjadi simbol rasa syukur dan harmoni.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program PGE ini. Ke depannya, kami berharap program ini dapat terus berlanjut, sehingga lebih banyak petani lain yang dapat merasakan manfaatnya. Terlebih lagi, hasil dari pengelolaan komoditas ini berguna bagi banyak orang,” ungkap Rommie.

Guna mendukung petani

lokal dan memperkuat ketahanan pangan, PGE bersama UGM akan menyelenggarakan Panen Raya Katrili di Lahendong, pada hari Senin (26/5). Kegiatan ini akan melibatkan kelompok tani dari Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) dan Gereja Masehi Injil di Minahasa (GMIM). Selain panen, masyarakat juga dapat menikmati kuliner khas lokal serta pertunjukan Tari Katrili.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.