Peneliti: Waspadai Kenaikan Air Laut
📅 Rabu, 21 Mei 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/JOHN WESSELS
PARIS - Naiknya permukaan air laut akan sangat menguji ketahanan umat manusia pada paruh kedua abad ke-21 dan seterusnya, bahkan jika negara-negara melawan segala rintangan dan membatasi pemanasan global pada target ambisius 1,5 derajat Celsius, kata para peneliti, Selasa (20/5).
Laju kenaikan permukaan laut global telah berlipat ganda dalam tiga dekade, dan berdasarkan tren saat ini akan berlipat ganda lagi pada tahun 2100 menjadi sekitar 1 sentimeter per tahun.
“Membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius akan menjadi pencapaian besar dan menghindari banyak dampak iklim yang mengerikan,” kata penulis utama Chris Stokes, seorang profesor di Universitas Durham di Inggris, kepada AFP.
“Tetapi bahkan jika target ini tercapai, kenaikan muka air laut kemungkinan akan meningkat ke tingkat yang sangat sulit untuk diatasi,” imbuh dia.
Jika tidak ada tindakan perlindungan seperti tanggul laut, kenaikan muka air laut sebesar 20 sentimeter lagi pada tahun 2050, akan menyebabkan kerusakan banjir senilai sekitar 1 triliun dollar AS setiap tahunnya di 136 kota pesisir terbesar di dunia, menurut penelitian sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kenaikan permukaan air laut sebagian besar disebabkan oleh disintegrasi lapisan es dan gletser pegunungan, serta meluasnya pemanasan lautan, yang menyerap lebih dari 90 persen kelebihan panas akibat perubahan iklim.
Rata-rata selama 20 tahun, suhu permukaan Bumi saat ini 1,2 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri, yang sudah cukup untuk menaikkan tanda permukaan air laut beberapa meter selama beberapa abad mendatang, ungkap Stokes dan rekan-rekannya dalam jurnal Communications Earth & Environment. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!