Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Boyong Produk Ikan Tuna ke Barcelona

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 18:49 WIB | Oleh:
KKP Boyong Produk Ikan Tuna ke Barcelona Doc: ist
Ket. tuna

JAKARTA –  Produk ikan tuna berkelanjutan Indonesia dipromosikan di forum IPNLF's Vision for the Future dalam acara Seafood Expo Global (SEG) 2025 yang diselenggarakan di Barcelona, Spanyol.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Dirjen PDSPKP) KKP, Tornanda Syaifullah, menyatakan pameran SEG merupakan ajang seafood terbesar dunia. Acara ini menghadirkan ribuan peserta dari 91 negara.

Pameran ini menjadi tempat bertemunya produsen serta pembeli potensial industri perikanan dunia. IPNLF's bagian dari rangkaian kegiatan Seafood Expo Global 2025 yang dilaksanakan 6-8 Mei di Barcelona, Spanyol.

Tujuannya membantu mempromosikan dan menghubungkan produsen tuna Indonesia salah satunya sebagai negara produsen tuna terbesar dunia dengan buyers global.

Indonesia hadir dalam SEG 2025 dengan melibatkan delapan eksportir. Mereka memamerkan produk tuna, cumi, dan olahan perikanan lainnya secara mandiri di paviliun pameran internasional tersebut.

KKP juga menyampaikan komitmen pembangunan kelautan berkelanjutan sejalan dengan kebijakan ekonomi biru untuk memastikan keberlanjutan ekosistem laut dan kesejahteraan nelayan. Dia juga melakukan pertemuan bilateral dengan sembilan importir tuna dari berbagai Negara.

Tujuannya untuk memperkuat minat global terhadap produk perikanan Indonesia yang dinilai memenuhi standar keberlanjutan dan ketelusuran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.