Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilmuwan Tiongkok Rilis Data Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Pertanian Global

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 23:28 WIB | Oleh:
Ilmuwan Tiongkok Rilis Data Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Pertanian Global Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Pertanian di Tiongkok menggunakan teknologi. Efisiensi penggunaan air mengukur jumlah biomassa atau nilai ekonomi yang dihasilkan per unit air yang digunakan.

BEIJING - Tim ilmuwan Tiongkok merilis kumpulan data (dataset) jangka panjang beresolusi tinggi yang melacak efisiensi penggunaan air di lahan pertanian global dari 2001 hingga 2020.

Diterbitkan dalam jurnal Scientific Data, kumpulan data ini memberikan perkiraan efisiensi penggunaan air tahunan untuk lahan pertanian di seluruh dunia dengan resolusi spasial 1 kilometer. Data ini diperkirakan dapat menjadi instrumen berharga untuk memajukan pengelolaan air pertanian yang berkelanjutan.

Efisiensi penggunaan air mengukur jumlah biomassa atau nilai ekonomi yang dihasilkan per unit air yang digunakan. Hal ini mencerminkan manfaat biologi maupun ekonomi, menyeimbangkan input dan output. Sebagai indikator utama dalam pertukaran antara produksi pangan dan konsumsi air, efisiensi penggunaan air memainkan peran penting dalam memandu penggunaan sumber daya air pertanian regional yang berkelanjutan, menurut studi tersebut.

Kumpulan data ini dikembangkan oleh tim peneliti dari Institut Penelitian Informasi Kedirgantaraan (Aerospace Information Research Institute/AIR) yang dinaungi oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS). Mereka menciptakan kerangka kerja pemodelan terintegrasi yang menggabungkan model efisiensi penggunaan cahaya yang ditingkatkan untuk memperkirakan produksi primer bruto dan neto dengan model evapotranspirasi ETMonitor untuk memperkirakan konsumsi air. Guna meningkatkan akurasi estimasi efisiensi penggunaan air, parameter model dioptimalkan untuk setiap zona iklim.

"Pertanian menyumbang lebih dari 90 persen penggunaan air tawar konsumtif di dunia," kata Jiang Min, penulis pertama studi tersebut.

"Dengan meningkatnya kekhawatiran akan kelangkaan air dan ketahanan pangan global, menilai efisiensi penggunaan air di lahan pertanian secara akurat menjadi semakin penting," tambah Jiang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp85.500/...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.