Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulbophyllum Bukitrayaense, Spesies Baru Anggrek Khas Kalimantan Ditemukan

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 17:12 WIB | Oleh:
Bulbophyllum Bukitrayaense, Spesies Baru Anggrek Khas Kalimantan Ditemukan Doc: ANTARA/HO-Kemenhut
Ket. Spesies anggrek baru khas Kalimantan yang diberi nama Bulbophyllum bukitrayaense yang ditemukan ekspedisi keanekaragaman hayati oleh Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkapkan ekspedisi keanekaragaman hayati oleh Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) menemukan spesies anggrek baru khas Kalimantan yang diberi nama Bulbophyllum bukitrayaense.

"Keberhasilan Tim Ekspedisi TNBBBR dalam menemukan spesies anggrek baru ini patut mendapatkan apresiasi. Karena dengan begitu, peluang penemuan spesies baru lainnya di Kalimantan masih sangat terbuka lebar," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja sama Luar Negeri Kemenhut Krisdianto dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.

"Oleh karena itu eksplorasi lebih lanjut sangat dibutuhkan dan tentunya akan menghasilkan lebih banyak temuan keanekaragaman hayati baru di Kalimantan," ucapnya.

Dia menjelaskan kegiatan ekspedisi keanekaragaman hayati oleh Balai TNBBBR pada Juli 2024 menemukan spesies anggrek baru khas Kalimantan yang berasal dari dari genus Bulbophyllum.

Anggrek itu ditemukan di Gunung Bukit Raya pada ketinggian sekitar 1.320 meter. Penemuan tersebut telah diakui secara ilmiah dan dipublikasikan dalam jurnal internasional pada 9 Mei 2025 dengan nama Bulbophyllum bukitrayaense, sebagai penghormatan terhadap lokasi penemuan.

Bulbophyllum bukitrayaense secara morfologis mirip dengan Bulbophyllum scabrum Vermeulen & Lamb,dalam hal memiliki permukaan bawah labellum atau bibir bungan dengan tepi bergelombang dua kali lipat.

Namun spesies baru itu memiliki labellum dengan indeks panjang per lebar yang lebih besar dan permukaan atas seperempat kasar, titik terlebar dalam keadaan tidak mengembang pada setengah panjangnya. Selain itu ovariumnya pun ditutupi oleh papillosemuriculate indumentum.

Selain itu spesies baru itu juga mirip dengan Bulbophyllum ovalifolium tetapi berbeda karena memiliki labellum berbentuk roket. Ciri lain yang membedakan yaitu adanya undulasi atau gelombang tepi yang mendekat pada permukaan bawah labellum, kelopak lonjong, dan adanya indumentum papilosa-muricate di ovarium.

Tercatat, genus Bulbophyllum Thouars yang terdiri dari sekitar 2.000 spesies merupakan salah satu genus tumbuhan paling beragam di dunia. Pusat keanekaragaman hayati meliputi Kalimantan, pulau terbesar ketiga di dunia dengan hampir 300 spesies yang diketahui.

Penemuan spesies baru itu, kata dia, menjadi bukti bahwa ekosistem hutan hujan tropis di Kalimantan masih menyimpan potensi biodiversitas yang luar biasa dan perlu terus dijaga serta diteliti lebih dalam demi pelestarian alam dan warisan hayati bangsa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Nasional
Korps Marinir Uji Roket MLR...

PBB: Tingkat Pengangguran Kaum Muda Dunia Meningkat

53 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
PBB: Tingkat Pengangguran K...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.