Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kadisbudpar Kotim: Kapal Wisata Susur Sungai Mentaya Tak Layak, Siap Dilelang

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 06:50 WIB | Oleh:
Kadisbudpar Kotim: Kapal Wisata Susur Sungai Mentaya Tak Layak, Siap Dilelang Doc: Antara Foto
Ket. Kadisbudpar Kotim, Bima Eka Wardhana, menyatakan bahwa kapal wisata susur Sungai Mentaya milik Pemkab Kotim sudah tidak layak operasional dan siap dilelang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Bima Ekawardhana mengatakan, kondisi kapal wisata yang dimiliki pemerintah daerah sudah tidak layak dan rencananya siap untuk dilelang.

“Setelah dilakukan penilaian oleh tim pengkajian dinyatakan kapal wisata itu sudah tidak layak dan disarankan agar kapal tersebut, yang merupakan aset daerah agar dilelang saja,” kata Bima di Sampit, Sabtu.

Diketahui, pada Selasa (21/1) kapal wisata milik Pemkab Kotim yang biasa digunakan untuk wisata susur Sungai Mentaya tenggelam akibat mengalami kebocoran di lambung kapal. 

Kejadian pada dini hari itu terlambat disadari pihak yang berwenang, sehingga tak cukup waktu melakukan penyelamatan. Setelah dilakukan evakuasi dengan melibatkan penyelam tradisional, kini kapal tersebut ditempatkan di dok atau galangan.

Bima menjelaskan, sesuai instruksi Bupati Kotim, pihaknya telah membentuk tim pengkajian untuk menilai layak atau tidak kapal wisata tersebut diperbaiki dan digunakan kembali seperti sebelumnya.

Namun, setelah dilakukan pengecekan dan penilaian oleh tim pengkajian hasilnya menyatakan kapal wisata itu sudah tidak layak. Kapal yang berusia kurang lebih 20 tahun itu sudah beberapa kali mengalami kebocoran dan beberapa bagian sudah lapuk termakan usia.

"Kondisi kapalnya sudah banyak bocor, walaupun sudah ditambal berkali-kali, selain itu beberapa bagian juga sudah lapuk. Kemungkinan kayu ulin yang digunakan saat pembuatan kapal itu dulu masih muda sehingga tidak cukup kuat,” jelasnya.

Tak hanya itu, tim pengkajian juga merekomendasikan agar kapal wisata itu dilelang agar bisa menjadi pemasukan bagi daerah. Rekomendasi itu pun telah disampaikan dan masih menunggu keputusan dari Bupati Kotim.

Meski belum diputuskan, namun informasi yang ia terima Bupati Kotim setuju dengan rekomendasi itu, bahkan kepala daerah itu juga mengharapkan jika anggaran daerah sudah kembali normal maka akan dilakukan pengadaan kapal wisata baru yang lebih bagus.

“Sekarang kita tinggal menunggu keputusan bupati, tetapi informasinya beliau juga setuju untuk kapal itu tidak digunakan lagi, kemudian dilakukan pelelangan sehingga hasil lelang bisa menjadi pemasukan daerah. Kalau digunakan lagi pun berisiko akan terjadi kebocoran lagi,” tuturnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data daftar inventaris Disbudpar Kotim nilai kapal wisata yang ada saat ini sekitar Rp800 juta termasuk dengan barang-barang di dalamnya. Tetapi, kemungkinan besar nilai yang dilelang nanti akan menyusut atau menurun, mengingat kondisi kapal yang sudah termakan usia.

“Kalau untuk perkiraan berapa nilai lelangnya itu kami tidak bisa menentukan, karena itu ada tim Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang akan menilai, yang jelas nilainya tidak akan sama dengan kondisi awal dulu,” demikian Bima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Pentagon: Biaya Perang Iran...
Luar Negeri
Situasi Memanas! Upaya Hout...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.