Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berencana Tambah Anak? Ini Tips Agar Si Kakak Tak Merasa Kurang Kasih Sayang

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 11:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

2. Izinkan anak menghabiskan waktu dengan teman seusianya

Penting untuk seorang anak bisa bermain dan bersosialisasi dengan anak-anak seusia mereka. Interaksi ini akan mengembangkan kemampuan menjalin relasi seperti membagikan dan memahami emosi serta sudut pandang orang lain.

Cobalah untuk mengadakan play dates dengan teman-teman anak sulung. Sebisa mungkin di rumah teman mereka sehingga kita sebagai orang tua juga bisa rehat sejenak.

3. Libatkan anak sulung dalam pengasuhan

Jika sang kakak menunjukkan ketertarikan pada adik mereka, mintalah ia untuk membantu di hal-hal sederhana. Misalnya bernyanyi atau membawakan mainan bayi untuk sang adik. Tindakan sederhana ini membangun rasa keterlibatan dan menumbuhkan kedekatan sebagai kakak-adik.

4. Berikan arahan perilaku positif

Jika anak sulung berperilaku negatif untuk mencari perhatian, misalnya mereka melempar mainan. Daripada terpaku untuk menghentikan perilaku tersebut, cobalah untuk membiarkannya—jika memungkinkan.

Strategi terbaik menghadapi perilaku tersebut adalah mengarahkan mereka ke aktivitas yang mereka sukai atau dapat mereka tuntaskan, lalu beri perhatian positif saat melakukan aktivitas tersebut. Tujuannya adalah “menyaksikan mereka bertindak positif” dan memberikan mereka dukungan akan itu.

Strategi ini mencegah teguran negatif yang terus-menerus dan bisa mengurangi perilaku negatif mencari perhatian (karena mereka sudah mendapatkan perhatian positif yang mereka butuhkan).

Hubungan antara kakak dan adik akan terus berubah selama mereka tumbuh dan berkembang. Namun, hubungan tersebut merupakan hubungan terpenting dan terawet dalam hidup.

Membantu anak sulung menghadapi transisi karena adanya adik baru dapat membantu pembentukan hubungan saudara yang sehat di masa anak-anak dan seterusnya.

Kezia Kevina Harmoko berkontribusi dalam penerjemahan artikel ini.The Conversation

Marissa Nivison, Postdoctoral Research Fellow, Department of Psychology, University of Calgary dan Sheri Madigan, Professor, Canada Research Chair in Determinants of Child Development, Owerko Centre at the Alberta Children’s Hospital Research Institute, University of Calgary

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

35 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.