Berencana Tambah Anak? Ini Tips Agar Si Kakak Tak Merasa Kurang Kasih Sayang
📅 Minggu, 18 Mei 2025, 11:10 WIB | Oleh: Tim PenulisMereka mungkin juga lebih sering menguji kesabaran dengan mengetes batasan yang ditetapkan orang tua, sulit mengikuti instruksi, tantrum lebih intens, bahkan mengalami gangguan tidur, atau memunculkan insiden mengompol.
Kami ingin meyakinkan para orang tua bahwa perilaku seperti ini merupakan hal yang normal dalam proses adaptasi sang kakak.
Bagaimana perasaan orang tua?
Biasanya, orang tua merasa bersalah dan kesal karena tak bisa lagi meluangkan waktu untuk anak sulung seperti sebelum sang adik lahir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebuah penelitian dengan partisipan para ibu menemukan bahwa mereka sering kesulitan menghadapi perubahan perilaku anak sulung selama transisi.
Penelitian lain yang berfokus pada ibu sebagai pengasuh utama mengungkap bahwa mereka merasa lebih puas dan tak terlalu kewalahan ketika ada pembagian tanggung jawab (misalnya pengasuhan anak dan pengerjaan tugas rumah) yang adil dengan pasangan.
Pengasuh utama mengalami tingkat stres, depresi, kecemasan, kemarahan, dan kelelahan yang lebih rendah ketika mereka merasakan kehadiran support system selama periode menantang ini. Pihak yang mendukung bisa dari dalam atau luar keluarga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menolong orang tua mendukung anak mereka
Di bawah ini kami menawarkan tips untuk para orang tua menghadapi transisi akibat penambahan anak dalam keluarga.
1. Sadari kemungkinan munculnya tantangan—memang bagian dari proses
Jika anak sulung berperilaku kurang kooperatif selama masa awal hadirnya adik baru, ingatlah bahwa hal ini wajar. Pandanglah perilaku ini sebagai upaya penyesuaian diri mereka menghadapi perubahan besar, bukan sebuah masalah.
2. Bersandarlah pada support system
Banyak sekali yang perlu dilakukan sebagai seorang orang tua. Maka dari itu, kami merekomendasikan para orang tua untuk memanfaatkan bantuan dari keluarga dan teman ketika diperlukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!