Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Geologi Tingkatkan Status Gunung Lewotobi Laki-laki Jadi Awas

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Badan Geologi Tingkatkan Status Gunung Lewotobi Laki-laki Jadi Awas Doc: Antara

Jakarta - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meningkatkan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi Level IV (Awas), terhitung mulai Minggu pukul 20.00 WITA.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan di Jakarta Minggu, mengatakan bahwa peningkatan status itu dilakukan setelah hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih tinggi dan tidak stabil.

“Tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki dinaikkan dari Level III -Siaga- ke Level IV -Awas- karena aktivitas erupsi masih berlangsung dan berpotensi meningkat,” kata Wafid.

Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, pendaki, dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius enam kilometer dari kawah gunung serta sektoral barat hingga timur laut sejauh tujuh kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan deras, khususnya di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak gunung, seperti di wilayah Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, dan Nurabelen.

“Warga diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya,” ujarnya.

Ia juga menyarankan warga yang terdampak sebaran abu vulkanik untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan.

Gunungapi Lewotobi Laki-laki mengalami beberapa kali erupsi pada Minggu, mulai pukul 11.29 WITA hingga 13.47 WITA.

Letusan menghasilkan kolom abu setinggi 3.000 hingga 5.500 meter dari puncak atau sekitar 7.000 meter dari permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu pekat dan menyebar ke beberapa arah di sekitar lereng gunung.

Erupsi juga disertai suara gemuruh dengan intensitas sedang hingga kuat, terdengar dari pos pengamatan terdekat. Data visual dan instrumental menunjukkan peningkatan tremor erupsi yang signifikan, menandakan potensi terjadinya erupsi yang lebih besar.

Hingga informasi ini disiarkan, aktivitas erupsi masih berlangsung dengan hembusan abu vulkanik yang terus terjadi. Badan Geologi terus memantau perkembangan aktivitas gunung api tersebut melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Nasional
KPK Berwenang Jemput Paksa ...
Nasional
Aksi Penyampaian Aspirasi B...
DEMONSTRASI

Prancis Perpanjang Jam Malam

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Prancis Perpanjang Jam Malam
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.