Sinner Menang Telak atas Ruud untuk Mencapai Semifinal Roma
📅 Jumat, 16 Mei 2025, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
JAKARTA - Jannik Sinner tampil gemilang pada perempat final Internazionali BNL d'Italia di Roma, Kamis (15/5) malam waktu setempat atau Jumat WIB, saat ia mengalahkan Casper Ruud dengan kemenangan 6-0, 6-1.
Petenis tuan rumah unggulan teratas itu memukul bola dengan kuat dari kedua sisi lapangan dari poin pertama di Campo Centrale, dan terus menekan Ruud, yang kurang dari dua pekan lalu memenangi gelar ATP Masters 1000 pertamanya di Madrid.
"Sulit untuk mengatakannya," kata Sinner, saat ditanya seberapa dekat dengan "kesempurnaan" penampilannya seusai kemenangan dalam waktu 64 menit, seperti disiarkan ATP.
"Saya merasa hebat di lapangan hari ini. Saya rasa kita semua melihatnya. Sasaran saya adalah mencoba memahami di mana level saya di turnamen ini."
"Level saya meningkat dari hari ke hari, jadi saya sangat senang karenanya. Hasilnya tidak terlalu penting, tetapi saya merasa hari ini merupakan tanda yang sangat positif bagi saya," ujar petenis Italia itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan kemenangannya yang ke-25 berturut-turut di level tur, Sinner melaju ke semifinal untuk menghadapi Tommy Paul, yang sebelumnya mengalahkan Hubert Hurkacz 7-6(4), 6-3.
Sinner, yang bermain di turnamen pertamanya sejak Australian Open pada Januari, berusaha menjadi juara tunggal putra Italia kedua di Roma setelah Adriano Panatta menang pada 1976.
"Semuanya bisa berubah dalam satu hari. Bukan berarti satu penampilan bisa menggambarkan segalanya tentang bentuk permainan saya sekarang, tetapi saya sangat senang. Saya rasa hari ini semuanya berjalan dengan sangat baik," kata Sinner.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya melakukan servis dengan baik, juga melakukan pengembalian bola dengan baik, dan bergerak dengan hebat di lapangan. Saya sangat senang karenanya dan sekarang mari kita lihat apa yang akan terjadi di semifinal."
Dengan Lorenzo Musetti juga masuk ke semifinal, kemenangan Sinner menandai pertama kalinya di era Open di mana beberapa petenis putra Italia mencapai empat besar di Roma, dan pertama kalinya dalam sejarah Masters 1000 (sejak 1990) di mana dua petenis Italia mencapai semifinal di ajang yang sama.
Berdasarkan cara dia mengakhiri sembilan kemenangan beruntun Ruud dengan kejam, Sinner yakin dia dapat terus maju untuk mengakhiri penantian Italia selama 49 tahun untuk mendapatkan juara tunggal putra di Roma.
"Kami saling berhadapan, mungkin saya melihatnya," kata Sinner, saat diminta menjelaskan bagaimana ia dengan tegas meningkatkan skornya menjadi 4-0 dalam head to head dengan Ruud.
"Setiap dari kami memiliki satu atau dua lawan yang sedikit lebih sulit. Saya mencoba meniru apa yang saya lakukan sebelumnya hari ini di permukaan yang berbeda."
"Saya memukul bola dengan sangat baik. Kondisi ini, bermain di malam hari melawan Casper sedikit lebih baik dari sudut pandang saya, karena ia tidak dapat membuat bola memantul terlalu banyak," ujar petenis berusia 23 tahun itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!