Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI-Australia Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan dan UMKM

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh:
RI-Australia Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan dan UMKM Doc: ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese berbincang usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/5).

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese sepakat meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan dan memperluas akses pasar bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia.

Dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Australia bukan hanya tetangga, tetapi juga mitra strategis bagi Indonesia sehingga sejumlah kesepakatan di berbagai bidang yang sudah berjalan akan dilanjutkan.

"Di bidang pertahanan, kami berkomitmen menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian kerja sama pertahanan yang sudah disepakati tahun lalu, dan kita akan membahas terus kemungkinan-kemungkinan untuk memperbaiki dan meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan ini," kata Presiden Prabowo.

Kemudian pada sektor ekonomi, Presiden mendorong peningkatan kerja sama perdagangan, investasi, dan partisipasi Australia dalam penguatan sektor pertanian, perikanan, serta UMKM Indonesia.

Presiden Prabowo ingin produk buah-buahan dan perikanan Indonesia bisa lebih memenuhi standar pasar internasional, termasuk Australia.

Kepala Negara pun mengundang Australia untuk bisa lebih berpartisipasi dalam kerja sama ekonomi di tengah ketidakpastian global saat ini.

"Dalam kondisi ketidakpastian ekonomi global, hubungan antara kita, Australia-Indonesia semakin penting dan akan semakin membawa manfaat bagi kedua negara kita dan kedua rakyat kita," kata Prabowo.

Kedua pemimpin juga membahas peluang kerja sama dalam bidang ketahanan pangan di bidang transisi energi dan mineral, serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi atas kemudahan akses visa yang diberikan Australia kepada warga negara Indonesia, terutama pelajar dan mahasiswa.

"Kita menyampaikan apresiasi atas komitmen PM Albanese sebelumnya yang telah membuka visa bisnis 5 tahun serta juga kemudahan-kemudahan pengaturan visa lainnya untuk para WNI terutama para siswa dan mahasiswa kita," kata Prabowo.

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa pemerintahannya akan mengejar realisasi berbagai komitmen bilateral, termasuk finalisasi Rencana Aksi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia–Australia (IA-CEPA) 2025–2029, yang menurutnya selaras dengan visi transformasi Indonesia, Asta Cita, dan strategi ekonomi Australia di Asia Tenggara 2040.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.