Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepat Mandiri Energi, Wayan Koster Galakkan Penggunaan PLTS Atap di Bali

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Mandiri Energi, Wayan Koster Galakkan Penggunaan PLTS Atap di Bali Doc: Pemprov Bali
Ket. Gubernur Bali Wayan Koster dalam sosialisasi percepatan pemasangan PLTS Atap untuk mandiri energi di Denpasar, Jumat (16/5/2025).

DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mendorong penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap guna mengantisipasi kurangnya cadangan listrik untuk Bali yang permintaannya terus meningkat.

Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Jumat, mengatakan PLTS Atap solusi mandiri energi paling tepat di tengah kebutuhan listrik daerah wisata ini yang terus tumbuh 14 persen hingga 16 persen tiap tahunnya.

“Saat ini kebutuhan energi optimal hariannya yaitu 1.200 kwh, sedangkan ketersediaan energi yaitu 1.400 kwh berarti sisa lagi 200 kwh untuk cadangan, inilah ancamannya karena kebutuhan energi terus bertumbuh, jadi PLTS Atap harus segera saya galakkan,” kata dia.

Oleh karena makin terbatasnya cadangan listrik yang bersumber dari fosil dan bergantung dari pembangkit luar Bali, Pemprov Bali mendorong pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, dan masyarakat memasang PLTS Atap di gedung pemerintahan, perkantoran, hotel, vila, perguruan tinggi, rumah sakit, mal, rumah tangga, hingga fasilitas umum.

Upaya ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Energi Surya Atap.

“Di periode saya yang kedua ini saya tidak bisa santai lagi, saya harus bergerak cepat dan segera bertindak, kami ingin Bali menjadi contoh dalam transisi energi di Indonesia,” ujar Koster.

“Dan PLTS Atap adalah salah satu cara paling realistis dan cepat, karena Bali benar-benar perlu mandiri energi agar tidak terjadi mati listrik lagi seperti sebelumnya,” sambung Gubernur Bali.

Atas misi ini, Pemprov Bali menggandeng PLN Icon Plus yang merupakan anak perusahaan dari PT PLN, dimana mereka akan menyediakan solusi end-to-end penyediaan panel, pemasangan PLTS Atap, termasuk perencanaan teknis, instalasi, hingga pemeliharaan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi menyatakan siap membantu Pemprov Bali, mengingat di Indonesia daerah paling siap menjalankan mandiri energi adalah Bali.

"Kami secara khusus melihat provinsi Bali yang punya visi dan paling siap mengembangkan energi bersih khususnya PLTS Atap," ucapnya.

Ari Rahmat mengatakan dalam menghadapi tantangan energi bersih saat ini, PLN grup merespon aktif termasuk memberikan layanan suplai energi di Bali yaitu dengan memastikan kesiapan sistem PLN dalam mengelola PLTS Atap di Bali.

"Sistem PLN harus mampu mengelola fluktuasi energi matahari karena berbeda dengan mengelola gunakan energi fosil, seperti yang terjadi di Eropa Selatan beberapa waktu lalu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden yg terhormat tolong cek ricek hasil ...
    92:8 hanya berlaku ntk Bike Hemat saja, untuk ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Catat 235 Gempa Susula...
Nasional
Terus Bertambah! Gempa Dahs...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.