Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dekan FK UI Sebut Kasus Bullying PPDS Jadi Framing Negatif Pendidikan Kedokteran

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 22:34 WIB | Oleh:
Dekan FK UI Sebut Kasus Bullying PPDS Jadi Framing Negatif Pendidikan Kedokteran Doc: Tangkapan layar Youtube FK UI
Ket. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Ari Fahrial Syam dalam Konferensi Pers Forum Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, di Jakarta, Jumat (16/5).

JAKARTA - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Ari Fahrial Syam, menilai kasus bullying atau perundungan di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) jadi framing negatif terhadap pendidikan kodekteran. Menurutnya, kasus-kasus tersebut tampak sengaja diulang-ulang untuk memberi kesan di masyarakat bahwa pendidikan kodekeran itu menakutkan.

"Ini kalau terus digulirkan, ini akan memperburuk atau menimbulkan pandangan yang buruk terhadap masyarakat, terhadap para dokter kita. Yang kita sedih adalah itu berita yang tiga tahun lalu itu yang diangkat, sekarang itu lagi yang diangkat," ujar Ari, dalam Konferensi Pers Forum Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, di Jakarta, Jumat (16/5).

Dia menambahkan, ada juga framing lain yaitu terkait biaya PPDS yang mahal. Menurutnya, hal tersebut membuat perjuangan pada guru besar yang membangun pendidikan kedokteran tampak sia-sia.

"Itu kan terus dibuat-buat seperti itu sehingga memang ini suatu kesalahan yang sudah berpuluh-puluh tahun terjadi. Itu terus terang mengganggu," jelasnya.

Sebagai informasi, Forum Guru Besar FK UI memberikan tanggapan terhadap Keputusan Dirjen Kesehatan  HK.02.02/D/1590/2025 tentang petujuk teknis penyelenggaraan departemen pada satuan kerja rumah sakit di lingkungan Kementerian Kesehatan. Mereka prihatin atas kebijakan pendidikan kodekteran.

Perwakilan Guru Besar FK UI, Siti Setiati, meminta pemerintah untuk menghentikan framing buruk terhadap profesi dokter dan tengaka kesehatan di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut akan menyebabkan penurunan kepercayaan pada dokter dan tenaga kesehatan bangsa sendiri.

"Dan ini dapat dimanfaatkan oleh pelayanan kesehatan negara lain," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.