Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Para Menteri Perdagangan APEC Bertemu di Korea Selatan di Tengah Ketegangan Perdagangan AS-Tiongkok

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 11:23 WIB | Oleh:

Negara-negara Asia "semakin terikat dengan Tiongkok, baik dari perspektif permintaan akhir maupun melalui rantai pasokan terintegrasi", bahkan ketika perusahaan pindah ke negara-negara seperti Vietnam untuk menghindari tarif AS, Katrina Ell, ekonom di Moody's Analytics, mengatakan kepada AFP.

Namun, "AS masih tetap menjadi tujuan akhir yang penting dan besar untuk barang-barang... yang membuat (negara-negara Asia) rentan terhadap kebijakan perdagangan AS yang kacau karena bergantung pada permintaan dari konsumen AS," katanya.

Meskipun kekuatan ekonomi dan tingkat pembangunan mereka bervariasi, para ahli mengatakan bahwa anggota APEC memiliki kepentingan bersama dalam mempertahankan perdagangan bebas.

Apa yang Bisa Ditawarkan Pertemuan Jeju?

Pertemuan Jeju memberi kesempatan bagi negara-negara APEC untuk "menyempurnakan pilihan kerja samanya untuk menanggapi (Amerika Serikat) dan mengidentifikasi peluang baru untuk memperdalam integrasi mereka sendiri", kata Findlay.

“Sikap proteksionis AS telah menjadi stimulan penting bagi negosiasi bilateral dan multilateral di luar AS,” tambah Ell. 

"Perekonomian di luar AS telah berupaya keras untuk mempererat hubungan yang lebih erat satu sama lain, menyadari bahwa manfaat perdagangan bebas tidak dilupakan."

Namun, ia memperingatkan bahwa konsumsi Asia, meskipun tumbuh, "tidak dapat sepenuhnya menggantikan permintaan AS".

Bagaimana dengan AS?

Ini adalah salah satu perjalanan internasional pertama Perwakilan Dagang AS Greer sejak menjabat, dan pertemuan Jeju kemungkinan akan menjadi "platform penting untuk negosiasi tarif di luar APEC", kata wakil menteri industri Korea Selatan, Park Sung-taek, pada akhir April.

Kim Dae-jong, seorang profesor di Universitas Sejong, mengatakan kepada AFP bahwa "banyak negosiasi dapat terjadi", khususnya antara pejabat Korea Selatan dan AS.

Amerika Serikat sendiri "mungkin menyadari pentingnya perluasan perdagangan bagi ekonomi global", kata Kim.

Elms, analis, menambahkan bahwa di tengah perang dagang, peran APEC dalam menyelenggarakan pertemuan bilateral antara negara-negara anggota tidak dapat diabaikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

49 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.