Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Protein Klotho Mampu Perpanjang Usia hingga 16 Tahun

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 07:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Studi: Protein Klotho Mampu Perpanjang Usia hingga 16 Tahun Doc: Istimewa
Ket. Prof. Dr. Mike Chan berbicara tentang semakin pentingnya Klotho dalam pengobatan anti-penuaan, menyoroti banyaknya manfaat potensialnya bagi kesehatan dan umur panjang

JAKARTA - Para ilmuwan di dunia berlomba-lomba untuk mengungkapkan rahasia umur panjang dan sehat mulai dari promosikan olahraga dan tidur serta berbagai strategi untuk memperlambat penuaan.

Sebuah studi terbaru pada tikus mengungkapkan kunci menambah usia yang setara dengan 16 tahun pada umur manusia.

Dikutip dari Medical Daily, Rabu (14/5), studi terbaru dari Universitas Barcelona menunjukkan bahwa protein yang disebut klotho menjadi faktor penting dalam studi ini.

Peneliti menemukan bahwa tikus yang disuntik dengan protein itu mampu hidup 20 persen lebih lama daripada tikus yang tidak diberikan suntikan itu.

Serta meningkatkan harapan hidup tikus 26,3 bulan menjadi 31,5 bulan. Sebagai perbandingan, klotho mampu menambah 16 tahun pada angka harapan hidup manusia yang dihitung maksimal pada usia 80 tahun.

Protein tersebut tidak hanya meningkatkan umur tetapi juga tampaknya memperlambat beberapa aspek penuaan, termasuk penurunan kekuatan otot, kepadatan tulang, dan fungsi otak.

Lebih lanjut, tikus yang diberikan dosis dengan protein ini juga menunjukkan kekuatan otot dan tulang yang lebih baik, dengan kemungkinan fibrosis (jaringan parut otot) yang lebih kecil, regenerasi yang lebih baik, dibandingkan dengan yang tidak menerima pengobatan.

Meski temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Therapy tampak menjanjikan, penerapannya pada manusia mungkin memerlukan lebih banyak waktu dan pengujian klinis yang ketat.

Cakupan penelitian saat ini terbatas pada tikus dapat sangat berbeda antar spesies, selain itu, sebelum terapi berbasis klotho dapat dipertimbangkan untuk manusia, terapi tersebut harus dievaluasi untuk keamanan, dosis, dan efek jangka panjangnya. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.